Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Religi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Januari 2011

SUNAN KALIJAGA

PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG MASALAH

Riwayat masa lampau sebagai obyek studi sejarah, berkenaan dengan peristiwa-peristiwa pada kehidupan manusia yang menyangkut segala aspeknya. Dala penuturan sejarah, peristiwa-peristiwa tadi diurutkan kurun-kurun waktu secara kronologis. Dari analisis sejarah tentang suatu peristiwa atau suatu masalah, kita dapat mengadakan prediksi terhadap hal-hal tersebut pada masa yang akan datang. Penelaahan suatu gejala atau suatu masalah dengan menggunakan pendekatan sejarah, ini termasuk penelaahan yang dinamis, karena memperhatikan urutan prosesnya dari waktu kewaktu.

Sejarah dapat diartikan sebagai riwayat tentang masa lampau atau suatu bidang ilmu pengetahuan yang menyelidiki dan menuturkan riwayat masa lampau tersebut sesuai dengan dapat melepaskan diri dari kejadian dan serta kenyataan masa sekarang yang sedang kita alami bersama dan tidak pula kita lepaskan dari perspefktif masa depan.

Dalam pelaksanaan KKL ini yang mengambil obyek sejarah yang terdapat di daerah Pantai Utara (Jawa Tengah) yang berusaha menyelidiki bagaimana awal perkembangan sejarah indonesia masa islam yang ada di wilayah tersebut. Adapun yang menjadi latar belakang diadakannya penelitian terhadap peninggalan-peninggalan bersejarah tersebut adalah untuk mengkaji bagaimana sistem kepemimpinan tokoh-tokoh pergerakan dalam usaha memajukan kehidupan islam dalam lingkup wilayah di sekitarnya. Usaha mengembangkan ajaran islam dengan menggunakan sarana yang ada (yang masih mendapat pengaruh Hindu-Budha). Sehingga tercipta unsur-unsur budaya yang baru, karena adanya percampuran dengan unsur-unsur yang berbau islam.

Kalau di lihat dari beberapa permasalahan yang kita teliti, maka dapat di simpulkan bahwa perkembangan peradaban masa lalu merupakan perpaduan antara Hindu-Budha dengan Islam, yng membawa akibat adanya Versi baru dalam hal kehidupan keagamaan dan budaya masyarakat sekarang ini. Hal ini sejalan dengan konsep sejarah, yaitu adanya kemajuan dalam menganalisis suatu peristiwa dengan tanpa meninggalkan analisis peristiwa masa lampau.

Perkembangan dakwah islam dewasa ini bukan saja memerlukan kuantitas para Da’i ataupun kuantitas lembaga-lembaga dakwah yang mengorganisir dan mencetak para Da’i melainkan harus dilengkapi oeh beberapa syarat atau faktor-faktor lain. Perjalanan dakwah islamiyah di tanah air kita harus terus dikembangkan, karena merupakan tugas suci bagi setiap muslim yang cinta akan agamanya. Demi keberhasilannya dalam berdakwah harus ditunjang dalam berbagai syarat, diantaranya adalah adanya metode dakwah yang sempurna. Dalam rangka inilah kelompok kami mencoba mengetengahkan sekelumit sejarah tentang sistem dakwah yang digunakan Sunan Kalijaga yang telah berhasil merintis jalannya dakwah di pulau Jawa. Sehingga beliau berhasil mengembangkan ajaran Islam dan memperoleh umat yang begitu banyak, khususnya di pulau Jawa.

Dalam rangka mengatasi masalah yang tidak sesuai dengan metode dakwah dan kelangkaan metode yang sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakat dewasa ini. Maka alangkah baiknya kalau kita mau mengkaji kembali metode dakwah yang pernah dilakukan oleh para ulama dan mubaligh-mubaligh kita di masa yang silam.

Maka dari itu kelompok kami ingin mencoba meninjau kembali sejarah dakwah yang pernah dilakukan oleh para Wali Sanga khususnya yang digunakan oleh Sunan Kalijaga yang sangat berhasil dalam berdakwah mengislamkan masyarakat Jawa pada khususnya dan rakyat pada umumnya.

Dalam usaha mengkaji kembali mengenai sistem dakwah Islam yang pernah sukses dilakukan oleh para Ulama kita terdahulu. Maka kelompok kami bertekad dengan penuh keyakinan untuk menyusun sebuah laporan penelitian yang berjudul : “SEJARAH PERJUANGAN SUNAN KALIJAGA DALAM ISLAMISASI DI JAWA”. Hal ini didasarkan pada penelitian langsung ke lokasi dan berdasarkan referensi yang benar-benar yang dapat dipertanggungjawabkan otentisitasnya.

Keberhasilan Sunan Kailijaga dalam dakwah islamiyah dalam hal mengislamkan masyarakat dapat kita pakai sebagai acuan dalam mengembangkan ajaran Islam bagi generasi berikutnya.





BAB II

LATAR BELAKANG KEHIDUPAN SUNAN KALIJAGA

A. Tentang kehidupan Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga adalah gelar yang diberikan kepada Raden Mas Syahid, beliau putra dari Tumenggung Wilatikta, Bupati Tuban. Tumenggung Wilatikta adalah keturunan Ranggalawe yang sudah beragama Islam dan berganti nama Raden Sahur. Ibunya bernama Dewi Nawangrum dan Raden Sahid ini menikah dengan Dewi Sarah binti Maulana Ishak dan berputra tiga orang yaitu: Raden Umar Said atau Sunan Muria, Dewi Rukoyah dan Dewi Sofiah. Beliau lahir dari kalangan keluarga bangsawan asli di Istana Tumenggung Ario Tejo alias Adipati Wilwatikto di Tuban, ia di didik dalam bidang pemerintahan dan kemiliteran, khususnya di bidang Angkatan laut, ia juga ahli dibidang pembutan kapal laut yang dibuat dari kayu jati, yang nama mudanya atau nama kecil adalah Raden Mas Syahid atau Jaka said. Raden Sahid sewaktu kecil sudah mempunyai rasa solidaritas yang tinggi pada kawan-kawannya, ia bahkan tak segan-segan masuk dan bergaul kedalam lingkungan rakyat jelata. Ketika itulah ia tidak tahan lagi melihat penderitaan orang-orang miskin pedesaan. Maka pada waktu malam-malam, ia sering mengambili sumber bahan makanan dari gudang Kadipaten dan memberikannya kepada rakyat-rakyat miskin.

Lama-lama tindakan Raden Sahid itu diketahui oleh ayahnya, maka ia mendapatkan hukuman yang keras, yakni diusir dari istana. Ia akhirnya mengembara tanpa tujuan yang pasti. Dan kemudia ia menetap di hutan Jatiwangi. Dihutan itu ia meneruskan pekerjaannya sebagai berandal. Ia merampok orang-orang kaya yang pelit kepada rakyat kecil. Hasil rapokannya diberikan kepada rakyat-rakyat miskin.[1]

Dalam babad Cerbon naskah Nr.36 koleksi Brandes, dijumpai keterangan bahwa ayahanda Sunan kalijaga bernama Arya Sidik dijuluki Arya Ing Tuban, Arya Sadik dipastikan merupakan perubahan dari nama Arya Sidik, dan nama ini merupakan nama asli dari Ayahanda Sunan kalijaga yang menurut Babad Tuban bukan seorang pribumi Jawa, melainkan berasal dari kalangan masyarakat Arab dan merupakan seorang Ulama.

Tahun kelahiran serta wafat Sunan Kalijaga belum dapat dipastikan, hanya diperkirakan ia mencapai Usia lanjut. Diperkirakan ia lahir kurang lebih 1450 M berdasarkan atas suatu sumber yang menyatakan bahwa Sunan Kalijaga kawin dengan putri Sunan Ampel pada usia kurang lebih 20 tahun, yakni tahun 1470. Sedangkan Sunan Ampel lahir pada tahun 1401 dan mempunyai anak wanita yang dikawini oleh sunan kalijaga itu pada waktu ia berusia 50 tahun. Masa hidupnya menglami 3 masa pemerintahan yaitu: masa akhir Majapahit, Zaman Kesultanan Demak dan Kesultanan Pajang. Kerajaan Majapahit runtuh pada tahun 1478 M, kemudian disusul Kesultanan Demak berdiri pada tahun 1481 sampai 1546 M, dan disusul pula Kesultanan Pajang yang diperkirakan berakhir pada tahun 1568 M. Diperkirakan, pada tahun 1580 M Sunan Kalijaga wafat hal ini dapat dihubungkan dengan gelar kepala Perdikan Kadilangu semula adalah sunan Hadi, tetapi pada mas Jolang di Mataram(1601-1603), gelar itu diganti dengan sebutan Panembahan Hadi. Dengan demikian, Sunan Kalijaga sudah diganti putranya sebagai kepala Perdikan kadilangu sebelum zaman Mas Jolang yaitu sejak berdirinya kesultanan Mataram pemerintahan Panembahan Senopati atau sutawijaya(1673-1601). Dan pada awal pemerintahan Mataram, menurut Babad Tanah jawi versi Meisma, dinyatakan Sunan kalijaga pernah datang ketempat kediaman Panembahan Senopati di Mataram memberikan saran bagaimana cara membangun kota. Dengan demikian Sunan Kalijaga diperkirakan hidup lebih dari 100 tahun lamanya yakni sejak pertengahan Abad ke-15 sampai dengan akhir Abad ke-16.

Tentang asal-usul keturunannya, ada beberapa pendapat, ada yang menyatakan keturunan Arab asli, yang lain menyatakan keturunan Cina dan ada pula yang mengatakan keturunan Jawa asli. Masing-masing pendapat mempunyai sumber yang berbeda.[2]

B. Masa Remaja/Muda Sunan Kalijaga

Kisah masa muda Raden Sahid ini paling tidak ada Dua Versi, yaitu Versi pertama ialah yang menganggap pada dasarnya walaupun raden Sahid suka mencuri dan merampok tapi bukan untuk dinikmati sendiri, melainkan untuk dibagikan kepada rakyat jelata. Sedangkan Versi yang kedua adalah yang benar-benar melihat bahwa masa muda Raden Sahid adalah benar-benar perampok dan pembunuh yang jahat.

Menurut Versi pertama lengkapnya adalah demikian, bahwasannya pada waktu masih kecil Raden Sahid sudah disuruh mempelajari agama islam oleh ayahnya di Tuban, akan tetapi karena ia melihat kondisi lingkungan yang kontradiksi dengan ajaran agama itu, maka jiwa Raden Sahid memberontak. Ia melihat rakyat jelata yang hidupnya sengsara, sementara bangsawan Tuban berfoya-foya hidupnya. Pejabat Kadipaten manarik upeti kepada rakyat miskin dengan semena-mena, pada prajurit kadipaten sewenang-wenang menghardik rakyat kecil. Oleh karena itu, Raden Syahid sangat gelisah hatinya.

Sedangkan Versi kedua melihat bahwa Raden Syahid merupakan orang yang nakal sejak kecil dan kemudian berkembang menjadi penjahat yang sadis. Ia suka merampok dan membunuh tanpa segan dan ia berjudi kemana-mana. Setiap habis Botohnya ia merampok kepada penduduk. Selain itu digambarkan Raden Sahid adalah orang yang sangat sakti, karena saktinya sehingga beliau mendapat julukan berandal Lokajaya.[3]

Tentang kisah putra Ki Tumenggung Wilatikta yang bernama Raden Sahid yang gemar berjudi dan melakukan kejahatan, bermain dadu, kartu, dan taruhan. Ia juga suka menyambung ayam dan mengembara sampai ke Jepara. Kalau kalah main, ia pun menyamun, Raden Shayid menghadang orang yang lewat dijalan dihutan yang disebut Jati Sekar sebelah timur laut Lasem. Tersebutlah Sunan Bonang sedang berjalan kaki dari Malang melewati hutan Jati Sekae dan berjumpa dengan Jaka Syaid. Sunan Bonang pun menegur dengan halus, “siapakah kau ini? Mengapa menghadang orang lewat?” dengan keras Raden Syaid menjawab, “aku sedang bekerja, pekerjaan ku ialah menyamun.” Sunan Bonang berkata lembut, “ tunggu besok pagi. Kalau ada yang lewat disini mengenakan pakaian hitam dengan sumping bunga wora-wari merah di telinganya, samunlah dia.”

Jaka Syahid pun menuruti Sunan Bonang. Setelah tiga malam, raden Syahid menghadang di jalan , Sunan Bonang yang sudah berbusana serba hitam dan bersumpingkan bunga wora-wari merah berjalan melewati tempat Jaga Syahid berdiri mengahadang. Ia segera menghadang, Jaka Said pun menghalangi Sunan Bonang yang sedang lewat itu dari segala penjuru. Sunan Bonang pun berubah menjadi empat orang. Jaka Syahid melihat ke arah utara, timur, selatan, dan barat, dimanapun tampak olehnya Sunan Bonang. Segera ia duduk dan dengan takjim menghormat, menyatakan sudah bertobat.

Sunan Bonang berkata lembut,” Jika kau benar-benar menurut kepadaku, bergurulah dengan sungguh-sungguh, patuhilah kata-kataku. Ini tombak pendekku dan jagalah baik-baik. Jangan pergi dari tempat ini sama sekali.” Raden Syahid menyanggupinya sambil menghormat takjim, lalu Sunan Bonang pergi meninggalkannya. Raden Syahid tetap memegang tombak kecil itu.[4]

Sesudah satu tahun berlalu, datanglah Sunan bonang kesana, menengok Raden Syahid namun tempatnya kini sudah berubah menjadi hutan belukar. Sunan Bonang mengucapkan sesuatu, dan dalam sekejap musnahlah hutan itu, sehingga tampaklah sang Raden masih tetap disana. Yang terlihat hanya degup jantung didadanya. Ia ditinggalkan saja oleh Sunan Bonang selam satu tahun lagi. Raden Syahid bertapa selama dua tahun disana. Oleh sunan ia disuruh pergi dari situ dan dibekalinya dengan ilmu dan cara-cara berbakti kepada Allah SWT.

Selanjutnya Sang Raden menjalankan tapa dengan mengasingkan diri di tempat sunyi satu tahun lamanya. Selesai menjalankan tapa itu Raden Syahid pergi ke arah Barat menuju Cirebon, disana ia bermukim di tempat yang sepi, dan selanjutnya ia disebut Kalijaga. Ia punya dua sahabat dan semakin kuat bertapa. Malam hari ia jaga di tepi sungai, kalau mengantuk ia terjun ke air menghanyutkan diri mengikuti arus, dengan memegangi api dari seludang kelapa kering. Berkat kekuatan tapanya, api yang terbenam di air tidak padam. Ia pun berhenti menghanyutkan dirinya. Rden Syahid kini menjadi sakti dan dikenal sebagai Kalijaga. Ketika berada di Cirebon ia menyamar dan bekerja sebagai Merbot, pekerjaannya ialah menimba dan menagambil air, mengisi bak air yang kosong. Setiap kali airnya habis, segera dipenuhinya lagi olehnya, sehingga orang menyangka ia benar-benar seorang merbot. Tersebutlah pada waktu itu Sunan dari Gunung Jati, yang memerintah yang dari Cirebon, memperhatikan cara Kimerbot mengambil air. Timbullah rasa belas kasihan dalam hati Sunan menyaksikan Merbotnya. Ketika malam tiba bak air itu dikeringkannya, lalu diisinya dengan mas. Pagi-pagi sekali Sunan Kalijaga bangun, segera pergi mengambil air. Seusai menimba tutup bak air itu dibukanya, dilihatnya bak itu penuh berisi mas. Sunan Kalijaga dapat menangkap maksudnya, dan cepat-cepat ia menjadikan mas itu sebagai alas bak air. Bak itu sudah penuh air ketika Sunan gunung Jati bergegas menjalankan Sholat Subuh ketika berwudhu dilihatnya alas bak air itu berupa mas, sehingga Sunan gunung Jati tidak ragu lagi bahwa ternyata Sunan Kalijaga telah menyamar sebagai Merbot. Ia kemudian menjadi ipar, dikawinkan dengan adik kandung Sunan Gunung Jati.[5]

Sewaktu masih usia muda, Raden Sahid yang kemudian lebih dikenal dengan sebutan Sunan Kalijaga itu tergolong muda yang cerdas, terampil, pemberani dan berjiwa besar, usia mudanya tidak disia-siakan begitu saja, tetapi benar-benar dipergunakan untuk membesarkan dirinya meskipun tanpa bekal dari kedua orangtuanya. Beliau selalu berburu ilu kepada para sesepuh, seperti kepada Sunan Ampel, Sunan Bonang, dan bahkan dari timur terus lari kebarat berguru kepada Syekh Syarif Hidayatullah Cerebon. Ilmu-ilmu yang diambil dari Gurunya diantara lain ialah ilmu hakekat, ilmu Syariah, ilmu Kanuragan, ilmu filsafat, ilmu kesenian dan lain sebagainya. Sehingga beliau dikenal masyarakat pada saat itu sebagai seoarang ahli tauhid, yang mahir dalam ilmu syariat dan mampu menguasai ilmu srtategi perjuangan juga seorang Filosofi. Bahkan ahli pula dibidang sastra sehingga terkenal juga sebagai seorang pujangga, karena syair-ayairnya yang indah terutama syair-syair jawa.

Lantaran ilmu-ilmu dan kemampuan pribadi yang dimiliki itu, akhirnya sunan kalijaga teramasuk salah satu seorang anggota kelompoK “WaliSanga” atau “Wali Sembilan” yang bergerak dibawah pengaturan kekuasaan Sultan Patah di Demak, belia ditugaskan oleh kelompok Wali Sanga ini untuk menggarap masyarakat didaerah-daerah pedalaman yang kondisinya yang sangat rawan, karena perilaku kehidupan mereka yang sangat tidak terpuji, misalnya didaerah yang sering terjadi pencurian dan pembunuhan, didaerah masyarakatnya suka berjudi, meminum minuman keras dan lain sebagainya.

C. Jasa-jasa Sunan Kalijaga

Sunan kalijaga adalah termasuk salah seorang dari kalangan Walisanga yang tergolong muda saat itu, lagipula paling berat tugasnya. Maka apabila Sejarah beliau diteliti sesungguhnya tidak sedikit jasa-jasanya Beliau dikenal dengan Mubaligh. Ahli Seni, Budayawan, ahli filsafat, sebagai dalang dalam wayang kulit dan sebagainya.

a. Sebagai Mubaligh

Beliau dikenal sebagai Ulama besar, seorang wali yang memiliki Kharisma tersendiri diantara Wali-wali yang lainnya. Dan paling terkenal dikalangan atas maupun dari kalangan bawah. Hal ini disebebkan Sunan Kalijaga berkeliling dalam berdakwah, sehingga beliau dikenal sebagai Syekh Malaya yaitu Mubaligh yang menyiarkan Agama Islam sambil mengembara. Caranya berdakwah sangat luwes rakyat Jawa yang pada waktu itu masih banyak menganut kepercayaan lama tidak ditentang Adat Istiadat. Beliau mendekati rakyat yang masih awam itu dengan cara halus, bahkan dalam berpakaian beliau tidak memakai Jubah sehingga rakyat tidak merasa angker dan mau menerima kedatagannya dengan senang hati. Pakaian yang dikenakan sehari-hari adalah pakaian adat Jawa yang di desain dan disempurnakan sendiri secara Islami adat istiadat rakyat. Dalam pandangan kaum Putihan dianggap Bid’ah tidak langsung ditentang olehnya selaku pemimpin kaum abangan. Pendiriannya adalah rakyat dibuat senang dulu, direbut simpatinya sehingga mau menerima Agama Islam, mau mendekat kepada para Wali. Sesudah itu barulah mereka diberi pengertian Islam yang sesungguhnya dan dianjurkan membuang adat yang bertentangan dengan Agama Islam.

Kesenian rakyat baik yang berupa Gamelan, Gending dan tembang-tembang serta Wayang yang dimanfaatkan sebesar-besarnya sebagai alat dakwah. Dan ini ternyata membawa keberhasilan yang gemilang, hampir seluruh rakyat Jawa pada waktu itu dapat menerima ajakan Sunan Kalijaga untuk mengenal Agama Islam.

b. Sunan Kalijaga ahli dalam bidang Strategi Perjuangan

Seperti diketahui bahwa Walisanga didalam menyebarkan Agama Islam ditanah Jawa ini tidak begitu saja melangkah, melainkan mereka menggunakan cara-cara dan jalan atau Strategi yang diperhitungkan benar-benar, memakai pertimbangan-pertimbangan yang matang, tidak asal-asalan sehingga Agama Islam disampaikan kepada rakyat dapat diterima dengan mudah dan penuh kesadaran, bukan karena terpaksa.

Sunan Kalijaga didalam menyebarkan Ajaran-ajaran Agama Islam benar-benar memahami dan mengetahui keadaan rakyat yang masih kental dipengaruhi kepercayaan Agama Hindu-Budha dan gemar menampilakan budaya-budaya Jawa yang berbau kepercayaan itu. Maka bertindaklah beliau sesuai dengan keadaan yang demikian itu, sehingga taktik dan Strategi perjuangan beliau disesuaikan pula dengan keadaan Ruang dan Waktu.

c. Bidang Kesenian

Sunan Kalijaga ternyata mampu menciptakan kesenian dengan berbagai bentuknya. Maksud utama kesenian itu diciptakan adalah sebagai alat dalam bertabligh mengelilingi berbagai daerah yang ternyata justru mempunyai nilai sejarah yang berharga bagi Bangsa Indonesia. Kesenian yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga tersebut berupa” Wayang” lengkap dengan Gamelannya.

Serta masih banyak yang diciptakan Sunan Kalijaga dibidang seni termasuk seni lukis dan sebagainya. Dari sinilah maka sunan Kalijaga kemudian terkenal dikalangan masyarakat Jawa sampai sekarang sebagai seorang ahli Seni. Dilain pihak Sunan Kalijaga juga mencipatakan cerita-cerita pewayangan yang kemudian dikumpulkan dalam kitab-kitab cerita wayang dan sampai sekarang masih ada.

d. Bidang lain-lain

Disamping jasa-jasa beliau tadi, maka masih ada juga jasa-jasa yang lain, seperti pendirian Masjid Agung Demak, Sunan Kalijaga tidak ketinggalan ikut serta membangun Mesjid bersejarah itu dan hasil karya beliau yang sangat terkenal sampai sekarang yaitu “Soko Tatal” artinya tiang kokoh dalam Masjid Agung Demak yang terbuat potongan-potongan Kayu Jati, lalu disatukan dalam bentuk tiang yang berdiameter kurang lebih 70 Cm.[6]











BAB III

PERANAN SUNAN KALIJAGA DALAM PROSES ISLAMISASI NUSANTARA

A. Proses masuknya Sunan Kalijaga Menjadi Walisanga

Menurut sumber naskah Sejarah yang manapun Sunan Kalijaga disebut sebagai salah satu Waliyullah yang terasuk dalam Walisanga. Kedudukannya sebagai seorang Wali, menurut Babad Majapahit dan para Wali, dikukuhkan dihadapan Sunan Giri yang dianggap sebagai ketua para Wali di Jawa. Dengan demikian, penetapan sebagai Wali itu sesuai dengan ramalan semula semenjak Sunan Bonang di utus oleh ayahnya, Sunan Ampel Denta untuk mencari dan mempertobatkan Sunan Kalijaga sebagai upaya mempercepat proses kearah kedudukannya sebagai wali.

Sebagai Waliyullah, sebagaimana pengertian Waliyullah adalah” kekasih Allah”. Oleh karena itu, sebagaimana lazimnya para Wali, Sunan Kalijaga memiliki” Karamah” pemberian dari Allah berupa keunggulan lahir dan batin yang tidak bisa dimiliki oleh sembarang orang. Disamping itu, sebagai tanda kewalian, ia bergelar” Sunan” sebagaimana Wali-wali yang lain. Menurut salah satu penafsiran, kata “Sunnat” yang berarti tingkah laku, Adat kebiasaan. Adapaun tingkah laku yang dimaksud adalah yang serba baik, sopan santun, budi luhur, hidup yang serba kebajikan menurut tuntunan Agama Islam. Oleh karena itu, seorang Sunan akan senantiasa menampilkan perilaku yang serba berkebajikan sesuai dengan tugas mereka berdakwah, Beramar Ma’ruf Nahi Munkar, memerintah atau mengajak kearah kebaikan dan melarang perbuatan Munkar.

Peran Sunan kalijaga dalam berdakwah tampak dalam berbagai kegiatan, baik kegiatan Agama secara langsung ataupun dalam pemerintahan dan kegiatan seni, budaya pada umumnya, diantara kasus kegiatan yang berkenaan dengan keagamaan, sebagaimana banyak disebut dalam naskah Babad, adalah kegiatan Sunan Kalijaga bersama-sama Wali yang lain mendirikan Masjid Agung Demak. Sudah jelas bahwa fungsi masjid disamping menjadi sarana Peribadatan juga dipakai sebagai pusat kegiatan Dakwah ketika itu sehingga perlu adanya, kendati pun sulit untuk menentukan secara pasti kapan masjid tersebut didirikan.

Masjid Agung Demak yang terkenal, tidak saja karena ini dibangun oleh Wali, tetapi karena salah satu Saka gurunya terdiri dari serpihan kayu-kayu Tatal karya dari sunan Kalijaga yang dikenal dengan sebutan” Soko Tatal”. Keikutsertaan Sunan Kalijaga tidak hanya mengupayakan bahan-bahannya saja, tetapi juga ikut bermusyawarah sebelumnya.

Dituturkan dalam salah satu sumber bahwa pembangunan Masjid Demak berjalan lancar, masing-masing Wali mendapatkan tugas membawa empat tiang besar, yaitu Sunan Giri, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan kalijaga, Sunan Kudus, Sunan purwaganda, Sunan Gunung Jati, Pangeran Palembang dan Syekh Siti Jenar. Hanya Sunan Kalijaga sendirilah yang membawa tiga buah. Jumlah semuanya 83 kurang 1, tatkala semuanya sudah siap dan waktu mendirikan asjid tinggal satu hari, sementara Saka Guru kurang satu, maka Sunan Bonang menanyakan kepada Sunan kalijaga akan tugasnya menyiapkan tiang Saka Guru itu. Sunan Kalijaga menyanggupinya, malam-malam menunggui orang mengapak kulit bagian luar, disusun, dilekatkan dengan lem Damar, Kemenyan, Blendok, Trembalok lantas dibalut. Jadilah sebuah tiang dari Tatal.

Adanya Soko Tatal ini adalah suatu kesengajaan, sebagai lambang kerohanian, bahwa pembuatan Soko Tatal sebagai lambang kerukunan dan kesatuan. Konon sewaktu mendirikan Masjid Agung Demak masyarakat Islam ditimpa perpecahan antar Golongan, bahkan dalam bekerja mendirikan Masjid itu pun terjadi perselisihan-perselisihan berbagai masalah sepele dan kecil. Suna Kalijaga mendapat ilham, suatu petunjuk dari Tuhan dan disusunlah Tatal-tatal menjadi sebuah tiang yang kokoh.

Kasus lain juga bersamaan para wali yang lain adalah upaya memberantas ajaran aqidah yang tidak benar ataupun sesat yakni, ajaran phanteisme yang disebarkan oleh salah seorang yang sebenarnya semula termasuk dalam kelompok Wali yaitu Syekh Siti Jenar. Dalam serat kandaning ringgit purwa maupun babad tanah jawi dituturkan bahwa Syekh Siti Jenar dihukum mati dihadapan sidang pengadilan para wali, termasuk Sunan Kalijaga. Hukum itu dijatuhkan kepada Syekh Siti Jenar oleh karena pengakuannya bahwa dirinya adalah Allah. Ajaran tentang ketuhanan yang bersifat phanteisme dipandang sangat membahayakan karena mengakibatkan masyarakat Islam ketika itu meninggalkan syara. Paham itu disebut juga paham Wahdatul wujud manunggaling kawula Gusti.

Dengan kasus hukumam mati terhadap Syekh Siti Jenar tersebut, Sunan kalijaga bersama wali lainnya tidak kompromi dengan keyakinan yang memang sangat membahayakan, meskipun pendekatan yang dipakai para wali dalam berdakwah juga dengan menggunakan pendekatan sufistik, tetapi sufisme yang dianut oleh Kalijaga bukanlah sufisme yang beraliran phanteisme, tetapi sufisme yang tetap menganut Aqidah Ahlussunnah Waljamaah. [7]

Sebenarnya pandangan Sunan Kalijaga jika dibandingkan dengan pandangan Sunan Ampel maupun Sunan Giri terhadap tersisa-sisa keyakinan agama lama itu lebih toleran, dalam arti tidak mau memberantasnya seketika. Sunan Kalijaga berpendirian, bahwa rakyat akan lari begitu dihantam dan diserang oleh pendiriannya. Dakwah harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Adat istiadat rakyat jangan terus diberantas, tetapi hendaknya dipelihara dan dihormati sebagai suatu kenyataan. Adapun cara merubahnya adalah sedikit demi sedikit, memberi warna yang baru kepada yang lama, mengikuti sambil mempengaruhi yang nanti diharapkan bila rakyat telah mengerti dan paham akan agama akhirnya mereka akan membuang sendiri mana yang tidak perlu dan merombak atau menghilangkan sendiri mana yang tidak sesuai dengan agama. Para wali sebaiknya bertindak mengikuti dari belakang sambil mempengaruhi atau mengikuti kebudayaan lama sambil mengisi jiwa islam.

Sikap seperti itu terlihat pada berbagai karyanya yang kalu dilihat dari kaca mata kebudayaan cenderung mengarah pada akulturasi antara kebudayaan lama dengan kebudayaan yang baru, hasil kreasinya kearah yang lebih islami. Sementara itu, kalau dilihat dari segi aqidah Sunan Kalijaga cenderung pada sinkretisme. Sebagai contoh pendirian seperti itu tampak salah satunya pada penciptaan lambang gambar bulus di Mihrab Masjid Agung Demak yang bisa dipandang sebagai hasil karyanya, sebagaimana ide pembuatan soko tatal. Bulus adalah binatang yang hidup di dua alam di daratan dan di air, dan menurut masyarakat Islam hukumnya haram, tetapi mengapa ditempatkan pada mihrab Masjid yang justru tempat suci bagi orang islam. Ternyata itu juga merupakan suatu bentuk kebijaksanaan berdakwah ketika itu dimana pemeluk agama lama diingatkan bahwa didalam Masjid juga ada suatu lambang kesucian dan keabadian, sebagaimana kepercayaan agama lama (budha) memandang bulus sebagai binatang suci. Hanya saja kesucian dan keabadian dalam islam diperoleh dengan cara melaksanakan shalat berbakti kepada Allah yang Maha Esa, biar hidup abadi di alam Baqa nanti dengan bahagia.

Dalam media dakwah yang lain juga tampak sikap Sunan Kalijaga yang demikian itu, baik dalam penciptaan, seni pakaian, seni suara, seni ukir, seni gamelan , termasuk juga kesenian wayang. Bahkan terhadap kesenian wayang ini Sunan Kalijaga dipandamg sebagai tokoh yang telah menghasilkan kreasi baru, yaitu dengan adanya wayang kulit dengan segala perangkan gamelannya. Wayang kulit ini merupakan pengembangan baru dari Wayang Beber yang memang sudah ada sejak Zaman Erlangga. Di antara Wayang ciptaan Sunan Kalijaga bersama Sunan Bonang dan Sunan Giri adalah Wayang punah kawan pandawa yang terdiri dari Semar, Petruk, Gareng dan Bagong. [8]







B. Metode Dakwah Sunan Kalijaga

Cara-cara atau jalan yang ditepuh oleh Sunan Kalijaga khususnya dalam menyampaikan Ajaran Islam kepada rakyat ditanah Jawa Antara lain ialah:

· Ajaran Agama Islam itu diperkenalkan kepada rakyat dengan cara menyampaikan sedikiti demi sedikit agar mereka tidak kaget atau tidak menolak. Dihindarkan cara- cara yang dapat menyinggung perasaan atau jiwa mereka yang sudah lama menganut kepercayaan-kepercayaan agama Hindu, Budha dan lainnya.

· Apabila memungkinkan ajaran-ajaran Agama Islam itu dikawinkan dengan kepercayaan Agama Hindu dan Budha, sehingga rakyat tidak terasa bahwa dirinya telah merubah kepercayaan lamanya atau dengan Ajaran agama Islam.

· Adat-istiadat atau kebudayaan yang selama ini mereka hidupakan sesuai dengan ajaran Agama Hindu, Budha atau kepercayaan nenek moyang yang ditingalkan kepada mereka, lalu oleh para Wali Sanga khususnya Sunan Kalijaga Adat-istiadat atau kebudayaan itu secara pelan-pelan diganti dengan bentuk upacara-upacara Tradisional yang berbau ajaran Islam. Jadi para Wali( Sunan kalijaga) tidak begitu saja memberantas adat Istiadat mereka dengan cara kasar yang dapat menimbulkan sikap Antipati terhadap ajaran Agama Islam.

Ki Siswoharsoyo dalam Serat Guna cara Agama mengatakan bahwa Sunan Kalijaga, dalam kaitannya dengan kebudhaan dan keislaman pernah mengajukan usul pada rapat para Wali. Isi usul antara lain sebagai berikut: Usaha untuk merubah kuatnya pendirian rakyat yang masih tebal kepercayaan terhadap Agama Budha, agar supaya mau memeluk Agama Islam, harus diusahakan dengan cara yang begitu rupa, sehingga hatinya tetap senang dan terbuka. Cara-cara usaha yang baik yang disukai oleh rakyat itu, harus seiring dengan tata cara rakyat banyak, yang bertalian dengan kepercayaan Agama mereka yang lama (Budha). Ajaran keislaman yang disampaikan kepada rakyat harus di berikan sedikit demi sedikit sehingga mereka merasa gampang dan ringan mengamalkan ajaran Agama islam. Mengamalkan Rukun islam yang ke-5 walaupun baru Syariat namanya tetapi bagi orang yang baru mendengar sudah merasa berat. Kalau dipaksa harus mengamalkan seluruhnya, malah menyebabkan orang itu enggan masuk Islam. Oleh karena itu seyogyanya dimulai dengan membaca kalimat shyahadat dulu, asal sudah mau mengucapkan dan disertai dengan rasa Ikhlas hati, sudah bisa dinamakan masuk Islam.

Adapun tata cara ayang menjadi kepercayaan Agama lama yang harus dirubah menurut Sunan Kalijaga ada 3 hal:

ü Bab Samadi, sebagai puji mengheningkan cipta itu mengandung maksud untuk mencari Sasmita dan berita batin mengenai hal-hal yang sudah lewat dan yang akan datang, itu harus diusahakan agar berubah menjadi Sholat wajib.

ü Bab Sesaji dan Kekutug atau membakar kemenyan, itu dengan maksud menyajikan kebaktian kepada lelembut, yakni mahkluk-mahkluk halus yang Ghaib seperti Jin dan Syetan agar membantu maksud serta keinginannya, dan terutama jangan hendaknya menggoda dan menggagu raktyat setempat. Hal ini sedikit demi sedikit harus diubah sehinga menjadi tata cara pemberian sedekah kepada Fakir miskin, tetangga dekatnya, sanak keluarga, famili, dan sebagainya.

ü Bab Keramaian upacara tradisi keagamaan, pemeluk Agama yang lama jika mengadakan peralatan perkawinan, yang kaya membuat keramaian meniru dewa yang dianutnya, misalnya:

a. Upacara atau hiasan tumbuh-tumbuhan serta kembar mayang yang diatur sebagai Hiasan dalam upacara perkawinan. Itu yang ditiru pertamanan pohon Kelepu Dewa Daru.

b. Suara Gamelan yang dipukul oleh para niaga itu meniru Gamelan Lokananta dikhayangan.

c. Wanita menari sambil Sesindenan atau menyanyi menurutkan Irama Gamelan, itu yang ditiru tarian Waranggana mengelu-elukan datangnya para dewa.

d. Pria yang menanggapi tarian Waranggana, yang diikuti oleh yang lain-lain yang kemudian dinamai Tayuban, itu yang ditiru adalah gerak kedatangan para Dewa.

e. Tata cara demikian itu oleh islam, terang sekali hukumnya: Musyrik yang berarti menduakan Tuhan dan Haram yang artinya dilarang untuk dikerjakan. Oleh karena itu sedikit demi sedikit harus di usahakan untuk dihilangkan. Walaupun begitu, usahanya harus disertai kebijaksanaan sehingga dapat membuka hati rakyat banyak.

Tata cara yang ada hubungannya dengan kepercayaan agama tadi (Semadi, sesaji, keramaian), apabila justru di gunakan alat penerangan dengan cara yang bijaksana, artinya kekeliruan itu di luruskan dengan perlahan-lahan, maka rakyat lekas sekali bisa mengikuti ajaran islam yang benar, misalnya upacara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Surakarta dan Yogyakarta dengan keramaian sekaten, grebeg maulud, grebeg besar dan grebeg syawal.

Sunan Kalijaga adalah seorang Dalang Wayang Purwa. Ia terkenal sebagai dalang wayang kulit yang sangat menarik. Bila Sunan Kalijaga pentas di suatu Desa, penonton berjubel-jubel memadati halaman. Pentas wayang Sunan Kalijaga adalah dalam rangka mendakwahkan Islam. Ia tidak pernah menarik bayaran materi. Sebagai bayarannya ia mengajak kepada seluruh hadirin untuk bersyahadat mengucapkan sumpah pengakuaan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mengakui bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah. Sunan Kalijaga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk mengurangi perbutan Syirik dan setia kepada ajaran islam. Lewat sarana itulah Sunan kalijaga berhasil merata islam di seluruh bumi Jawa. Dalam media dakwah yang lain juga tampak sikap Sunan Kalijaga yang demikian itu, baik dalam penciptaan, seni pakaian, seni suara, seni ukir, seni gamelan , termasuk juga kesenian wayang. Bahkan terhadap kesenian wayang ini Sunan Kalijaga dipandang sebagai tokoh yang telah menghasilkan kreasi baru, yaitu dengan adanya wayang kulit dengan segala perangkan gamelannya.

Sunan Kalijaga mengarang lakon-lakon wayang dan menyelenggarakan pergelaran-pergelaran wayang dengan upah baginya sebagai dalang berupa jimat kalimasada atau ucapan kalimat Syahadat. Beliau mau memainkan lakon wayang yang biasanya untuk meramaikan suatu pesta peringatan-peringatan, asal yang memanggil itu mau bersyahadat sebagai kesaksian bahwa ia rela masuk islam.

Masyarakat kita bangsa Indonesia, khususnya Jawa masih gemar sekali hal wayang itu, mulai dari dahulu hingga sekarang baik di desa maupun di kota. Oleh karena itu wali Sanga memperhatika tersebut untuk keperluan memasukkan dakwah islamiyah. Ketika mendalang itulah Sunan kalijaga menyisipkan ajaran-ajaran islam. Lakon yang di mainkan tidak lagi bersumber dari kisah Ramayana dan Mahabarata. Sunan Kalijaga mengangkat kisah-kisah karangan, dengan wayang Sunan Kalijaga menyajikan kata-kata mutiara yang bukan saja untuk persembahyangan, meditasi, pendidikan, pngetahuan, hiburan, tetapi juga menyediakan pantasi untuk nyanyian, lukisan estetis dan menyajikan iajinasi puitis untuk petua-petua religius yang mampu mempesona dan menggetarkan jiwa manusia yang mendengarkannya. Wayang cermin bagi kehidupan manusia, perwatakan manusia yng berbeda-beda digambarkan oleh wayang baik yang sedang di jejer, disamping maupun dikothak.

Wayang itu sebagai media dakwah yang senantiasa dipergunakan oleh Sunan Kalijaga dalam kesempatan dakwahnya di berbagai daerah, dan ternyata wayang ini merupakan media yag epektif dapat mendekatkan dan menarik simpati rakyat terhadap agama. Kemampuan Sunan Kalijaga dalam mendalang (memainkan wayang) begitu memikat, sehingga terkenallah berbagai nama samaran baginya di berbagai daearah. Jika beliau mendalang di daerah Pajajaran dikenal dengan nama Ki Dalang Sidabrangti, bila beliau mendalng di Tegal dikenal dengan nama Ki Dalang Bengkok, dan bila beliau mendalang didaerah Purbalingga terkenal dengan nama Ki Dalang Kumendung.

Pembuatan wayang dari kulit kerbau, dimulai oleh Sunan Kalijaga pada jaman Raden Patah, yang bertahta di Demak. Sebelumnya lukisan wayang yang menyerupai bentuk manusia sebagaimana yang terdapat pada relief candi panataran di daerah Blitar. Lukisan yang mirip manusia oleh sebagian ulama dinilai bertentangan dengan Syara. Para wali, terutama Sunan kalijaga, kemudian menyiasatinya dengan mengubah dari lukisan yang menghadap menjadi miring. Dahulu memakai pahatan pada bagian mata, telinga, perhiasan dan lain-lainnya wayang hanya digambar saja. Dengan mengubah bentuk dan lukisan wayang berbeda dengan bentuk manusia sesungguhnya, akan tidak ada alasan lagi untuk menuduh bahwa wujud wayang melanggar hukum fiqih Islam. Selain itu atas saran para Wali Sunan Kalijaga juga membuat tokoh semar, petruk, gareng dan bagong sebagai tokoh panakawan yang lucu. Kadangkala, ia menggunakan tokoh bancak dan doyok.[9]

C. Sikap Masyarakat terhadap Dakwah Sunan Kalijaga

Salah satu Wali yang terkenal bagi orang Jawa adalah Sunan Kalijaga. Ketenaran Wali ini adalah karena ia adalah seorang Ulama yang sakti dan cerdas. Ia juga seorang Politikus yang mengasuh para raja beberapa kerajaan Islam. Selain itu Sunan Kalijaga juga dikenal sebagai Budayawan yang santun dan Seniman Wayang yang hebat.

Sikap masyarakat terhadap Sunan Kalijaga ialah sangat baik dan sedikit demi sedikit mau menerima Ajaran Agama Islam, karena Sunan Kalijaga dalam Menyebarkan ajaran Agama Islam benar-benar memahami dan mengetahui keadaan Rakyat yang masih Kental terpengaruh kepercayaan Agama Hindu-Budha itu maka bertindaklah beliau sesuai dengan keadaan itu, sehingga taktik dan strategi dakwah perjuangan mengislamisasikan Nusantara itu disesuaikan pula dengan keadaan ruang dan waktu.

Sunan Kalijaga dikenal sebagai Ulama besar dan seorang Wali yang memiliki kharisma tersendiri diantara Wali-wali lainnya dan paling terkenal dikalangan atas maupun dikalangan bawah, hal ini disebabkan karena Sunan Kalijaga berkeliling dalam berdakwah, sehingga beliau dikenal sebagai Syekh Malaya, yaitu Mubaligh yang menyiarkan Agama Islam sambil mengembara.

Caranya berdakwah sangat luwes, rakyat Jawa yang pada waktu itu masih banyak kepercayaan lama tidak ditentang Adat istiadatnya, beliau mendekati rakyat yang masih Awam itu dengan cara halus, bahkan dalam berpakaian beliau tidak memakai Jubah sehingga masyarakat tidak merasa angker dan mau menerima dengan senang hati. Diantara anggota dewan Wali, Sunan Kalijaga merupakan Wali yang paling populer dimata masyarakat Jawa bahkan sebagian masyarakat Jawa menganggap sebagai Guru Agung dan Suci di Tanah Jawa. [10]











BAB IV

PETA KEBERHASILAN SUNAN KALIJAGA

A. Bagi Islam

Sunan Kalijaga dikenal sebagai Ulama besar dan seorang Wali yang memiliki kharisma tersendiri diantara Wali-wali lainnya dan paling terkenal dikalangan atas maupun dikalangan bawah, hal ini disebabkan karena Sunan Kalijaga berkeliling dalam berdakwah, sehingga beliau dikenal sebagai Syekh Malaya, yaitu Mubaligh yang menyiarkan Agama Islam sambil mengembara.

Walaupun Sunan Kalijaga sudah dinyatakan lulus dari ujian, dan beliau sudah dinyatakan sebagai Wali atau bernama Sunan Kalijaga tetapi menurut perasaan hatinya beliau belum merasa puas atas derajat yang dicapainya itu. Beliau ingin agar tingkat kewaliannya sederajat dengan para Wali yang lain. Maka sambil mencari ilmu lahir batin beliau mendapat tugas baru lagi dari Sunan Bonang sebagai Ujian yang kedua.

Sambil memenuhi syarat yang ditentukan Sunan Bonang, Sunan Kalijaga berkelana kedaerah-daerah sebagai Mubaligh keliling menyiarkan Agama Islam. Tempat yang dituju ialah arah Barat, yaitu daerah Pesisir Utara Jawa, seperti: Juwana, Pati, Jepara, Pandang Arang (Semarang), Kendal, Pekalongan, Tegal sampai Cirebon. Dan atas tempat itu semua Sunan Kalijaga mendapat nama baru lagi yaitu Syekh Malaya yang artinya penuntun Agama yang dakwah dengan keliling.

Sewaktu hidupnya beliau berdakwah keliling dan terkenal sebagai seorang Wali yang ahli dalam bidang Dakwah dan pemerintahan, tidak heran kalau Sunan Kalijaga berhasil dalam media Dakwah dan pemerintahannya, dengan bukti beliau turut mendirikan Kerajaan Demak dengan Raden Patah yang dinobatkan sebagai Dakwahnya.

Sebagai Da’i beliau berdakwah disekitar kota Demak kemampuannya untuk beradaptasi dengan lingkungan serta kepandaiannya memanfaatkan unsur-unsur lama sebagai Media dakwah sangat menguntungkan dalam tugasnya menyebarkan dan mengembangkan ajaran Agama Islam karena itu beliau dikenal sebagi Ahli Dakwah yang Ulung. Adapun daerah pusat keberhasilan Dakwahnya adalah daerah pantai Utara Jawa Tengah yaitu Gelagah Wangi Demak.

B. Hasil Islamisasi Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga dalam berdakwah sangat luwes, dimana Rakyat Jawa yang pada waktu itu masih banyak menganut kepercayaan lama tidak ditentang Adat-istiadatnya. Sebagai Da’i beliau berdakwah disekitar kota Demak kemampuannya untuk beradaptasi dengan lingkungan serta kepandaiannya memanfaatkan unsur-unsur lama sebagai Media dakwah sangat menguntungkan dalam tugasnya menyebarkan dan mengembangkan ajaran Agama Islam karena itu beliau dikenal sebagi Ahli Dakwah yang Ulung.

Sistem Dakwah yang digunakan oleh Sunan Kalijaga telah berhasil merintis jalannya Dakwah dipulau Jawa, sehingga beliau berhasil mengembangkan ajaran Islam dan memperoleh Umat yang paling banyak khususnya di Pulau Jawa dibandingkan Wali-wali yang lain.[11]



BAB V

PENUTUP

Dari uraian diatas maka dapat disimpulakan bahwasannya Sunan Kalijaga adalah gelar yang diberikan kepada Raden Mas Syahid, beliau putra dari Tumenggung Wilatikta, Bupati Tuban. Tumenggung Wilatikta adalah keturunan Ranggalawe yang sudah beragama Islam dan berganti nama Raden Sahur. Ibunya bernama Dewi Nawangrum dan Raden Sahid ini menikah dengan Dewi Sarah binti Maulana Ishak dan berputra tiga orang yaitu: Raden Umar Said atau Sunan Muria, Dewi Rukoyah dan Dewi Sofiah. Beliau lahir dari kalangan keluarga bangsawan asli di Istana Tumenggung Ario Tejo alias Adipati Wilwatikto di Tuban, ia di didik dalam bidang pemerintahan dan kemiliteran, khususnya di bidang Angkatan laut, ia juga ahli dibidang pembutan kapal laut yang dibuat dari kayu jati, yang nama mudanya atau nama kecil adalah Raden Mas Syahid atau Jaka Said.

Keberhasilan Sunan Kalijaga dalam menyebarkan ajaran Agama Islam tidak bisa terlepas dari kemampuannya dalam menggunakan Metode Dakwahnya. Cara penyampaian Agama Islam dalam usaha menyebarluaskan Ajaran Agama Islam yang benar tanpa mengubah secara spontanitas ajaran yang dianut masyarakat setempat ataupun yang masih berpegang teguh pada ajaran Hindu-Budha memerlukan jangka waktu yang begitu panjang dan sangat rumit.

Dari sekian perjalanan hidupnya dalam rangka mengembangkan Ajaran Agama Islam yang menuju pada kemurnian islam, dalam Dakwahnya beliau selalu memperhatikan situasi dan kondisi masyarakatnya. Sehingga beliaulah yang merupakan salah satu diantara sekian banyak Wali yang berhasil dalam menciptakan Kader ataupun masyarakat Muslim dan beliaulah yang mempunyai pengikut yang paling banyak karena keluwesannya dalam penyampaian Dakwah Islam.


DAFTAR PUSTAKA



Dr.Purwadi, M.Hum. dkk. 2007, Dakwah Wali Sanga ( Penyebaran Islam Barbasis kultural ditanah Jawa), Yogyakarta : Panji Pustaka.

Siti Joya Fatmi Gunaevy, 2004. Babad Tanah Jawi ( Mitologi, legenda, folklor, dan Kisah Raja-raja Jawa), Jakarta : Amanah Lontar.

Slamet Muljana, 2005, Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara Islam di Nusantara, Yogyakarta : LKIS.

Sofwan Ridin, 2000, Islamisasi di Jawa : Walisanga, penyebar Islam di Jawa, menurut penuturan Babad. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Umar Hisyam,1974, Sunan Kalijaga, Menara Kudus.

www. Wikipedia. Sunan Kalijaga. Com









[1] Umar Hisyam, Sunan Kalijaga, menara Kudus, 1974, halaman 60-66

[2] Sofwan Ridin, Islamisasi di Jawa : Walisanga, penyebar Islam di Jawa, menurut penuturan Babad. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. 2000. Hal 83-84.

[3] Dr.Purwadi, M.Hum. dkk. Dakwah Wali Sanga ( Penyebaran Islam Barbasis kultural ditanah Jawa), Yogyakarta : Panji Pustaka. 2007. Hal 213-215.

[4] www. Wikipedia. Sunan Kalijaga. com

[5] Siti joya Fatmi Gunaevy, Babad Tanah Jawi ( Mitologi, legenda, folklor, dan Kisah Raja-raja Jawa), Jakarta : Amanah Lontar, 2004, Hal 57-59.

[6] Dr.Purwadi, M.Hum. dkk. Dakwah Wali Sanga ( Penyebaran Islam Barbasis kultural ditanah Jawa), Yogyakarta : Panji Pustaka. 2007. Hal 218.



[7] Slamet Muljana, Runtuhnya Kerajaan Hindu-Jawa dan Timbulnya Negara Isla di Nusantara, Yogyakarta : LKIS. 2005

[8]Ibid. Hal. 115-122.

[9] Dr.Purwadi, M.Hum. dkk. Dakwah Wali Sanga ( Penyebaran Isla Barbasis kultural ditanah Jawa), Yogyakarta : Panji Pustaka. 2007. Hal 253-257.



[10] Dr.Purwadi, M.Hum. dkk. Dakwah Wali Sanga ( Penyebaran Isla Barbasis kultural ditanah Jawa), Yogyakarta : Panji Pustaka. 2007. Hal 213.





[11] Umar Hisyam, Sunan Kalijaga, Menara Kudus. 1974. Halaman 60-64.
Prev: MUSEUM RONGGOWARSITO
Next: ORGANISASI ASIA SELATAN DAN KONSTELASI POLITIK SERTA EKONOMI DALAM TATANAN GLOBAL

Sabtu, 04 Desember 2010

BULAN MUHARAM ( SURO)

Bulan Muharrom
Peristiwa-peristiwa penting:
  1. 1 Muharam – Khalifah Umar Al-Khattab mula membuat penetapan kiraan bulan dalam Hijrah.
  2. 10 Muharam – Dinamakan juga hari ‘Asyura’. Pada hari itu banyak terjadi peristiwa penting yang mencerminkan kegemilangan bagi perjuangan yang gigih dan tabah bagi menegakkan keadilan dan kebenaran.
Pada 10 Muharam juga telah berlaku:
1)      Nabi Adam bertaubat kepada Allah.
2)      Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit.
3)      Nabi Nuh diselamatkan Allah keluar dari perahunya sesudah bumi ditenggelamkan selama enam bulan.
4)      Nabi Ibrahim diselamatkan Allah dari pembakaran Raja Namrud.
5)      Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa.
6)      Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara.
7)      Penglihatan Nabi Yaakob yang kabur dipulihkkan Allah.
8)      Nabi Ayub dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritainya.
9)      Nabi Yunus selamat keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
10)   Laut Merah terbelah dua untuk menyelamatkan Nabi Musa dan pengikutnya dari tentera Firaun.
11)   Kesalahan Nabi Daud diampuni Allah.
12)   Nabi Sulaiman dikurniakan Allah kerajaan yang besar.
13)   Hari pertama Allah menciptakan alam.
14)   Hari Pertama Allah menurunkan rahmat.
15)   Hari pertama Allah menurunkan hujan.
16)   Allah menjadikan ‘Arasy.
17)   Allah menjadikan Luh Mahfuz.
18)   Allah menjadikan alam.
19)   Allah menjadikan Malaikat Jibril.
20)   Nabi Isa diangkat ke langit.
Antara amalan disunatkan pada bulan Muharam:
Berpuasa. Maksud Hadis: Barang siapa berpuasa satu hari dalam bulan Muharam pahalanya seumpama berpuasa 30 tahun.Maksud Hadis: Barang siapa yang berpuasa tiga hari dalam bulan Muharam, iaitu hari Khamis, Jumaat dan Sabtu, Allah tulis padanya pahala seperti mana beribadat selama 2 tahun.
Banyakkan amal ibadat seperti solat sunat, zikir dan sebagainya.
Berdoa akhir tahun pada hari terakhir bulan Zulhijah selepas Asar sebanyak 3X
Berdoa awal tahun pada 1 Muharram selepas Maghrib 3X
Empat belas perkara sunat dilakukan pada hari Asyura (10 Muharram):
  1. Melapangkan masa/belanja anak isteri. Fadilatnya – Allah akan melapangkan hidupnya pada tahun ini.
  2. Memuliakan fakir miskin. Fadilatnya – Allah akan melapangkannya dalam kubur nanti.
  3. Menahan marah. Fadilatnya – Di akhirat nanti Allah akan memasukkannya ke dalam golongan yang redha.
  4. Menunjukkan orang sesat. Fadilatnya – Allah akan memenuhkan cahaya iman dalam hatinya.
  5. Menyapu/mengusap kepala anak yatim. Fadilatnya – Allah akan mengurniakan sepohon pokok di syurga bagi tiap-tiap rambut yang disapunya.
  6. Bersedekah. Fadilatnya – Allah akan menjauhkannya daripada neraka sekadar jauh seekor gagak terbang tak berhenti-henti dari kecil sehingga ia mati. Diberi pahala seperti bersedekah kepada semua fakir miskin di dunia ini.
  7. Memelihara kehormatan diri. Fadilatnya – Allah akan mengurniakan hidupnya sentiasa diterangi cahaya keimanan.
  8. Mandi Sunat. Fadilatnya – Tidak sakit (sakit berat) pada tahun itu. Lafaz niat: “Sahaja aku mandi sunat hari Asyura kerana Allah Taala.”
  9. Bercelak. Fadilatnya – Tidak akan sakit mata pada tahun itu.
  10. Membaca Qulhuwallah hingga akhir 1,000X. Fadilatnya – Allah akan memandanginya dengan pandangan rahmah di akhirat nanti.
  11. Sembahyang sunat empat rakaat. Fadilatnya – Allah akan mengampunkan dosanya walau telah berlarutan selama 50 tahun melakukannya. Lafaz niat: “Sahaja aku sembahyang sunat hari Asyura empat rakaat kerana Allah Taala.” Pada rakaat pertama dan kedua selepas Fatihah dibaca Qulhuwallah 11X.
  12. Membaca “has biallahhu wa nik mal wa keel, nikmal maula wa nikmannaseer”. Fadilatnya – Tidak mati pada tahun ini.
  13. Menjamu orang berbuka puasa. Fadhilat – Diberi pahala seperti memberi sekalian orang Islam berbuka puasa.
  14. Puasa. Niat – “Sahaja aku berpuasa esok hari sunat hari Asyura kerana Allah Taala.” Fadilat – Diberi pahala seribu kali Haji, seribu kali umrah dan seribu kali syahid dan diharamkannya daripada neraka.
dari berbagai sumber

DO'A AKHIR TAHUN DAN AWAL TAHUN BARU HIJRIAH

Doa akhir tahun: dibaca 3 kali pada akhir waktu Asar atau sebelum masuk waktu Maghrib pada akhir bulan Zulhijjah.
Sesiapa yang membaca doa ini, syaitan berkata:
“Kesusahan bagiku dan sia-sialah pekerjaanku menggoda anak Adam pada setahun ini dan Allah binasakan aku satu saat jua. Dengan sebab membaca doa ini, Allah ampunkan dosanya setahun.”

Berikut adalah Doa Akhir Tahun:
Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbir sekalian alam. Selawat dan salam ke atas junjungan kami Nabi Muhammad s.a.w. serta ahli keluarga baginda dan para sahabatnya.
Ya allah, sesungguhnya pada tahun ini aku telah melakukan laranganMu tetapi aku masih belum bertaubat sedangkan Engkau tidak reda dan melupai perkara itu. Engkau telah menangguhkan azabMu yang telah ditetapkan kepadaku. Engkau telahmemerintah supaya aku bertaubat dari kesalahan itu. Sesungguhnya pada hari ini aku memohon keampunan dariMu, ampunilah aku dan apa yang telah aku lakukan pada tahun ini yang Engkau redai dan Engkau janjikan pahala maka aku memohonnya daripada Engkau. Ya Allah, Ya Karim, Ya Zaljalali Wal Ikram.
Selawat dan salam ke atas junjungan kami Nabi Muhammad s.a.w serta ahli keluarga baginda dan para sahabatnya. Segala puji hanya bagi Allah, tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam…Amin…
Waktu membacanya:
Doa akhir tahun dibaca 3 kali pada akhir waktu Asar atau sebelum masuk waktu Maghrib pada akhir bulan Zulhijjah. Sesiapa yang membaca doa ini maka akan berkata syaitan, “Kesusahan bagiku dan sia-sialah pekerjaanku menggoda anak Adam pada tahun ini dan Allah akan membinasakan aku pada saat itu juga. Dengan membaca doa ini allahakan engampunkan dosanya setahun.”
Doa awal tahun:
dibaca 3 kali selepas maghrib pada malam satu Muharram.
Sesiapa yang membaca doa ini, syaitan berkata:
“Telah amanlah anak Adam ini daripada godaan pada tahun ini kerana Allah telah mewakilkan dua Malaikat memeliharanya daripada fitnah Syaitan.”
berikut do’anya:
Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbir sekalian alam. Selawat dan salam ke atas junjungan kami Nabi Muhammad s.a.w serta ahli keluarga baginda dan para sahabatnya.
Ya Allah, Engkaulahyang kekal abadi untuk selama-lamanya. Demi kelebihanMu yang Maha Agong dan kemurahanMu yang melimpah, sesungguhnya pada tahun ini aku memohon kepadaM perlindungan daripada syaitan yang direjam, dari sekalan kuncunya, tenteranya dan penolongnya. aku juga memohon perlindungan daripada nafsu amarah yang sentiasa mendoong ke arah kejahatan danmelalaikan dengan perkara yang tidak berfaedah daripada mendekatkan diriku kepadaMu.
Selawat serta salam ke atas junjungan kami Nabi Muhammad s.a.w. serta ahli keluarga baginda dan paa sahabat. Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbir sekalian alam….Amin…
Waktu membacanya:
Doa ini dibaca 3 kali setelah masuk waktu maghrib pada malam 1 Muharram,  Sesiapa yang membaca doa ini maka akan berkaa syaitan, “Telah amanlah anak Adam daripada godaanku pada tahun ini kerana Allah telah mewakilkan dua malaikat untuk memeliharanya dari fitnah syaitan.”

Senin, 22 November 2010

Wirid Sesudah Sholat 5 Waktu

Rutin setiap habis sholat wajib (shubuh, dhuhur, ashar, maghri, isya).

1. Baca Shahdat 4 x jangan/tanpa merubah duduk takhiyat akhir
2. Washilah/Hidiyah Al-Fatihah
3. Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil ( 33 x )
4. Sholawat Nabi ( 315 x )
5. Istighfar  ( 315 x )
6. Yaa Lathief  ( 1000 x )
7. baru ditambah dengan wirid - wirid khusus, misalkan untuk waktu maghrib dan shubuh dilanjutkan dengan hisbul khofi dan lain sebagainya.
8. Tutup dengan Do'a
SAYYIDUL ISTIGHFAR

Ya Allah, Engkau adalah Rabbku. Tiada ilaha selain Engkau. Engkau telah menciptakan aku, dan aku adalah hambaMu dan aku selalu berusaha menepati ikrar dan janjiku kepadaMu dengan segenap kekuatan yang aku miliki. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui betapa besar nikmat-nikmatMu yang tercurah kepadaku; dan aku tahu dan sadar betapa banyak dosa yang telah aku lakukan. Karenanya, ampunilah aku. Tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau

DO'A AKASYAH

Fadilatnya:
1.      Dapat menghafal Al Quran:  …. Hendaklah membaca doa ini sebelum membaca Al Quran dengan penuh ikhlas kepada Allah SWT… Sayyidina Abu Bakar As-Siddiq ra berkata, Rasulullah SAW pernah bersabda kepadaku,, Wahai Abu Bakar, janganlah kamu tinggal membaca doa Akasyah ini, sebab membaca doa ini bererti akan memperolehi kesentosaan dan anugerah dari Allah SWT,, dapat menghafaz Al Quran dan Kitab.. Sayyidina Uthman Ibnu Affan ra. Pernah berkata, Sesungguhnya aku dapat menghafaz Al Quran dengan berkat doa Akasyah ini.
2.      Memperolehi kekuatan luar biasa: Sayyidina  Ali ibnu Abu Talib ra. Pernah berkata, Aku telah memiliki kekuatan dan keberanian yang laur biasa disebabkan berkahnya  Doa Akasyah ini.
3.     Diampuni Allah SWT segala Dosa.
4.     Membaca dengan ikhlas hati benar2 kerana Allah secara istiqomah..Insyallah diberi keampunan dan dihapuskan segala dosa.
5.     Pada hari kiamat akan diberi Allah SWT pahala yang besar.. Hasan Basri ra berkata, Sesungguhnya aku telah mendegar Rasulullah SAW bersabda; Bahawa seseorang itu tidak akan memperolehi pahala yang berlimpah-limpah seperti pahala orang membaca Doa Akasyah ini… Syeikh Sya’ban ra berkata, Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,, Barang siapa membaca doa Akasyah ini, jika ia meninggal dunia, maka ia sentiasa mendapat anugerah dari Allah SWT banyak nya malaikat ikut menghantarkan jenazahnya kekubur,,, yang satu malaikat telah membawa nur.
Mendapat darjat yg tinggi didunia dan akhirat. DALam hidupnya sentiasa membaca doa tersebut,, nescaya Allah SWT mengangkat darjatnya di dunia dan akhirat.. Apabila bangkit dari kubur, wajahnya seperti bulan purnama…banyaknya malaikat berada disekeliling nya,,yg semuanya membawa bendera dari cahaya terus menuju ke syurga bersama-sama orang yang membaca doa Akasyah....Orang yg berada di padang masyar merasa kagum dan tercengang/hairan kerana dihormati oleh para malaikat dan orang soleh.. Wallahu ‘alam.
Download disni (ready only)

SHOLAWAT FATIH

Lafat Sholawat Fatih .
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الْفَاتِحِ لِمَا أَغْلَقَ وَالْخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ, نَاصِرِ الْحَقِّ بِالْحَقِّ الْهَادِي إِلَى صِرَاطِكَ الْمَسْتَقِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارُهُ عَظِيْمٌ
Artinya: “Ya Allah berikanlah shalawat kepada penghulu kami Nabi Muhammad yang membuka apa yang tertutup dan yang menutupi apa-apa yang terdahulu, penolong kebenaran dengan kebenaran yang memberi petunjuk ke arah jalan yang lurus. Dan kepada keluarganya, sebenar-benar pengagungan padanya dan kedudukan yang agung.”

Sholawat al-Fatih memiliki 8 martabat keutamaan, dibawah ini hanya keutamaan pada martabat yang pertama saja, sedangkan yang lainnya dirahasiakan oleh Allah SWT, diantaranya adalah :
1. Membaca sholawat al-Fatih 1x setiap hari di jamin hidup bahagia dunia dan akhirat
2. Membaca sholawat al-Fatih 1x menghapus semua dosa
3. Membaca sholawat al-Fatih 1x menyamai pahala ibadah semua mahluk di alam semesta ini 6000x lipat
4. Membaca sholawat al-Fatih 1x menyamai pahala sholawat yang dibaca oleh seluruh mahluk dari awal di ciptakan sampai sekarang 600x lipat
5. Membaca sholawat al-Fatih 1x setiap hari, di jamin mati membawa iman ( husnul khotimah ).
6. Membaca sholawat al-Fatih 10x di malam jum’at lebih besar pahalanya dari pada ibadah seorang wali yang tidak membaca sholawat al-Fatih selama 1 juta tahun.
7. Pahala sholawat al-Fatih dapat menutupi dan mengganti kesalahan yang pernah ia lakukan terhadap orang lain, sehingga ia dapat mengganti tuntutannya di hari kiamat.
8. Membaca sholawat al-Fatih 100x di malam jum’at menghapus dosa 400 tahun.
9. Syekh Ahmad at-Tijany r.a berkata :”Keistimewaan sholawat al-Fatih sangat sulit di terima oleh akal, karena ia merupakan rahasia Allah SWT yang tersembunyi. Seandainya ada 100,000 bangsa, yang setiap bangsa itu terdiri dari 100,000 kaum, dan setiap kaum terdiri dari 100,000 orang, dan setiap orang diberi umur panjang oleh Allah SWT sampai 100,000 tahun, dan setiap orang bersholawat kepada nabi setiap hari 100,000 x, semua pahala itu belum dapat menandingi pahala membaca sholawat al-Fatih 1x. ( al-Fathur Robbany karya Sayyid Muhammad bin Abdillah as-Syafi`ie at-Thoshfaawy at-Tijany hal 99-100 )

Senin, 08 November 2010

Khasiat atau fadhilah sholawat

Khasiat atau fadhilah sholawat memang sudah terkenal,terbukti dan nyata sekali,karena disamping dinyatakan oleh Ulama besar yang sudah.Membuktikan sendiri,juga telah dinash (termaktub) dalam Al-Qur’an dan beberapa hadist Nabi SAW.
Dalil-dalil yang menyatakan khasiat dan fadhilah sholawat,berhasil saya kumpulkan beberapa kitab,seperti : Al-Adzkar Nawawi karangan Al-Ilmam Muhyiddin Abil Zakaria,Yahya bin Syarafun Nawawi ad-Dimisyqi (Damasykus)(631-676 H),Ihya ‘Ulumuddin
karangan Hujjatul Islam Imam Ghazzali (450-505 H).Riyadhus Sholihin karangan Syaikhul Islam Muyhiddin Abi Zakaria-Yahya bin Syarafun Nawawi dan sebagaiannya.
Sholawat disini ada tiga macam tingakatan,yakni :
1. Dari Alloh kepada Nabi Muhammad SAW, yang berarti : Alloh memberi rahmat kepada beliau
2. Dari Malaikat,yang berarti : Malaikat memintakan rahmat kepada beliau
3. Dari manusia (Ulama),yang berarti : manusia berdoa (meminta) kepada Alloh SWT supaya menurunkan hujan rahmat dan sebagainya
Manfaatnya membaca sholawat Nabi diambil dari kitab Al-Qirthas,yaitu :
1. Yang pertama dan terpenting adalah sholawat dari Alloh dan Malaikatnya kepada orang yang membaca sholawat tersebut
2. Menghapus dosa0dosa,membersihkan/mensucikan amal dan mengangkat/meninggikan derajat
3. Untuk menghapus dosa-dosa
4. Mencukupkan kebutuhan dunia dan akhirat,bagi orang yang membaca sholawat semata-mata untuk Nabi
5. Diberi ganjaran pahala sebesar gunung Uhud
6. Selamat dari segala malapetaka dan mendapatkan kesaksian dari Rosululloh SAW atas bacaannya itu pada hari kiamat dan dia berhak mendapatkan syafaat
7. Mendapatkan keridhoaan Alloh dan rahmat-Nya,serta aman dari kemurkaan-Nya dan masuk di bawah lindungan Arsy
8. Timbangan kebaikannya menjadi berat dan diberi minuman dari telaga KAUTSAE serta aman dari rasa haus
9. Bebas dari api neraka,dapat melintasi SHIROOTHUL MUSTAQIM seperti kilat dan dapat melihat tempatnya di surge sebelum meninggal dunia
10. Mendapat banyak isteri didalam surge
11. Pahalanya melebihi 20 perang sabil
12. Bacaan sholawat itu merupakan zakat dan penyucian,serta dengan berkatnya akan berkembang harta
13. Sebagai tanda bahwa orang yang membacanya sebagai ahli sunnah
14. Malaikat senantiasa member sholawat kepada orang yang membaca sholawat untuk Nabi SAW
15. Menunaikan 100 hajat atau lebih
16. Ia membaguskan majlis,menghilangkan kemiskinan dan kesempitan dalam rezeki
17. Ia merupakan amal ibadah yang paling disukai Alloh
18. Orang yang membacanya akan mendapatkan kedudukan yang dekat dengan Nabi SAW pada hari kiamat
19. Ia member manfaat pula kepada anak dan cucunya
20. Mendekatkan kepada Alloh dan Rosul-Nya
21. Menjadi cahaya bagi si pembacanya didalam kubrnya,di padang mahsyar dan di shiroothul mustaqiim
22. Menang atas musuh dan mensucikan hati dari sifat munafik
23. Melihat Nabi di dalam tidurnya dan bila membacanya lebih banyak akan berjumpa Nabi dalam keadaan sadar
24. Menyebabkan dicintai oleh orang-orang mu’min dan tidaklah membencinya selain orang-orang munafik
25. Mengurangi celaan orang dari belakang
Demikian sekedar keterangan tentang keutamaan dan ganjaran pahala bagi orang yang membaca shalawat untuk Nabi SAW.Semoga dengan keterangan yang singkat ini dapat menumbuhkan kecintaan serta dorongan yang kuat untuk memperbanyak pembacaan sholawat.Mudah-mudahan segera dapat dipetik hasilnya,baik didunia sekarang ini atau di akhirat kelak
Sehubungan ini ada beberapa nash Al-Qur’an dan hadits beliau yang menyatakan sebagai berikut :
a) Alloh SWT dan para Malaikat membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW dan dianjurkan kepada kita (manusia agar membaca sholawat kepada beliau.Firman Alloh SWT,yang artinya:
“ Sesungguhnya Alloh dan Malaikat_nya bersholawat untuk Nabi.Hai orang-orang yang beriman,bersholawatlah kamu sekalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” (S.Ali Ahzaab : 56)
b) Siapa yang bersholawat satu kali,Alloh akan menurunkan rahmat kepadanya sepuluh kali.yang artinya :
“ Dari Abdillah bin ‘Amar bin “ash r.a,bahwa dia mendengar Rosululloh SAW bersabda : “ Barangsiapa bersholawat untukku 1 kali,maka Alloh menurunkan rahmat kepadanya 10 kali “ (H.R.Muslim)
c) Siapa yang bersholawat,akan dicatat untuknya sepuluh kebaikan dan akan dihapus sepuluh keburukannya,yang artinya :
“Barangsiapa yang bersholawat untukku dari umatku,maka dicatat baginya sepuluh kebaikan dan dihapus darinya sepuluh keburukan/dosanya” (H.R.Ibnu Hibban)
Masih banyak lagi hadits-hadits Nabi tentang sholawat Nabi.
KECAMAN TERHADAP ORANG TIDAK MAU MEMBACA SHOLAWAT
Banyak hadits,atsar maupun fatwa ulama yang mengecam terhadap orang yang tidak mau membaca sholawat Nabi SAW.Karena membaca sholawat kepada Nabi SAW itu merupakan bukti dari rasa cintanya kepada Nabi SAW.Sampai Al-Qur’an pun menganjurkan kepada kaum muslimin agar senantiasa membaca sholawat kepada Nabinya.Hal ini telah dijelaskan oleh Al-Qur’an dalam surat Al-Ahzab : 56.
Dari ayat di atas itu sudah sangat jelas sekali,bahwa membaca sholawat kepada Nabi itu sangat dianjurkan.Oleh karena itu,orang yang tidak mau membaca sholawat,apabila menentang adanya sholawat,dia itu bisa dituduh sebagai orang yang membenci kepada Nabi SAW dan mengikari terhadap ayat Al-Qur’an tadi.Dengan demikian orang yang membenci terhadap bacaan sholawat adalah orang yang sombong dan takabbur yang sudah keterlaluan.Merasa diri lebih bersih,lebih suci dan lebih mulia hingga ia tidak mau menghormati.
Ada keterangan yang diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib,bahwa Rosululloh SAW bersabda :
“ Orang yang paling sekali yaitu,Yang bila namaku disebut didekatnya ia tidak mau mengucapkan salam keoadaku.
Hadis diatas itu menunjukan bahwa membaca sholawat itu merupakan bukti dari rasa cinta kepada Rosululloh,sampai-sampai Rosululloh menjuluki orang yang tidak mau membaca sholawat adalah orang yang sangat kikir sekali.Ini bukan berarti menandakan bahwa Rosululloh itu adalah orang yang senang difuji,senang disanjung dan senang dimuliakan,akan tetapi ini merupakan tuntunan beliau kepada umatnya agar mau menghormati kepada Nabinya.
Mengenai hal ini ada keterangan dari Anas bin Malik ra.ia menerima hadits langsung dari Nabi SAW.Bahwa beliau pernah bersabda :
“ Barang siapa mencintai sunnahku,maka ia benar-benar telah mencintai diriku.Dan barang siapa yang mencintai diriku maka ia bersamaku di dalam surga”
“ Barang siapa mencintai sesuatu maka ia banyak menyebutnya “
“ Siapa yang melupakan sholawat kepadaku,maka ia lupa jalan ke surge “
“ Termasuk bekunya hati seseorang,kalau namaku disebut di sisinya,ia tidak mau mengucapkan “Sholawat” kepadaku “
“ Tiada suatu kaum yang duduk di suatu majlis,kemudian mereka pisah tanpa adanya “Sholawat” kepada Nabi SAW terdahulu,melainkan perpisahan mereka itu baunya lebih busuk dari pada bau bangkai “
Ini menunjukan bahwa orang yang mengaku beriman tetapi tidak mau membaca sholawat kepada Nabi SAW adalah ibarat orang yang salah jalan.Ini suatu hal yang kontradiktif dalam persoalan iman.Oleh karena itu,orang seperti itu tidak akan mendapatkan syafaat Rosululloh besuk di akhirat.Syafaat Rosululloh hanya diberikan kepada umatnya yang mencintainya.
Dan masih banyak lagi hadits,atsar maupun fatwa ulama yang mengecam terhadap orang yang tidak mau membaca sholawat Nabi.Oleh karena itu,perbanyaklah membaca sholawat dimanapun kita berada,sebagai rasa hormat dan cintamu kepada Rosululloh SAW yaitu orang yang menjadi junjungan para Nabi dan Rosul.
1. SHOLAWAT PINTU REZEKI
Khasiatnya : Kelebihannya membaca sholawat ini satu kali sama dengan membaca dala’ilul khoirot 41 kali
2. SHOLAWAT TAUSIH UNTUK PINTU REZEKI DAN PELARISAN
Khasiatnya : Sebelum membaca sholawat terlebih dahulu membaca basmalah 300 kali,kemudian baru membaca sholawat tausih 300 kali dan membaca dengan menghadap ke timur ketika munculnya matahari
3. SHOLAWAT UNTUK MEMPERCEPAT HAJATNYA
Khasiatnya : Dibaca ba’da shubuh 7 kali selama 40 hari
4. SHOLAWAT ISMUL A’DHOM
Khasiatnya :
a) Untuk menyembuhkan segala penyakit,caranya membaca surat Al-Fatehah 7 kali kemudian membaca sholawat ismul a’dhom 7 kali kemudian di tiupkan pada air/minyak wangi lalu diminumkan/diusapkan padatempat yang sakit.
b) Untuk menolak musuh.caranya mengambil pasir/tanah yang ada di bawah telapak kakinya,kemudian dibacakan sholawat ismul a’dhom 7 kali,kemudian pasir/tanah tersebut di awurkan/dilemparkan kea rah musuh tadi.Insya Alloh musuh akan kembali,tidak jadi menyakitkan orang yang baca sholawat tadi.

5. SHOLAWAT SUPAYA JEMBAR RIZKINYA DAN SELAMAT KELUARGANYA
Khasiatnya: sholawat ini bibaca setiap ba’da sholat shubuh 21 kali,usahakanlah secara rutin/istiqomah insya Alloh akan cepat hasil maksudnya
6. SHOLAWAT PINTU REZEKI
Khasiatnya : Sholawat ini dibaca ba’da maktubah 3 kali lebih banyak lebih bagus
8. SHOLAWAT UNTUK MENAGIH HUTANG
Khasiatnya : Orang yang punya hutang dibacakan/dihadiahkan surat Al-Fatehah 1 kali, kemudian,setelah jam 12 malam dibacakan sholawat tadi sampai 21 kali.Insya Alloh hatinya orang yang punya hutang tadi akan sadar alias mau bayar hutang kepada kita.
9. SHOLAWAT SUPAYA BANYAK SANTRI,TAMU & MEWAH HIDUPNYA SERTA PUNYA KAROMAH.
Khasiatnya :: setiap ba’da magrib membaca sholawat …….. kemudian membaca doanya…
10. SHOLAWAT SUPAYA DIBERI ILMU LADUNI SERTA ANAK DAN CUCUNYA
Hikmahnya : puasa 41 hari/101 hari,selama puasa setiap malam baca S.Al-Fatehah 101 kali, S.Yasiin 7 kali,Ayat Kursi 41 kali dan baca sholawat JAWAHIRUL LADUNNIYYAH
11. SHOLAWAT SUPAYA JADI PEMIMPIN SERTA PUNYA KAROMAH,SETIAP HARI TIDAK SEPI UANG.
Hikmahnya : puasa 10 hari mulai tanggal 1,selama 10 hari tersebut,setiap ba’da sholat fardhu membaca sholawat BAHRIYYAH.Setiap ba’da nisfu lail membaca sholawat bahriyyah 3 kali, kemudian membaca manaqib syeh Abdul Qodir Jailani 1 kali,kemudian membaca Asma Al-husna 1 kali,
12. SHOLAWAT SUPAYA HATINYA BISA MENGETAHUI PERKARA GHOIB.
Hikmahnya : Setiap hari membaca Yaa Khobiir….712 kali.Membaca sholawat SIRRUL GHUYUUB sebanyak 11 kali.
13. SHOLAWAT SUPAYA BANYAK TAMU,BANYAK MURID DAN BANYAK REZEKINYA
Hikmahnya : Puasa 41 hari,setiap malam membaca sholawat JAWAHIRUL ASROR sebanyak 101 kali dan setelah puasa 41 hari,setiap hari senen menjalankan puasa,
14. SHOLAWAT UNTUK BISA BAYAR HUTANG
Hikmahnya : Dibaca 5001 kali,ditempat yang suci tanpa sepengetahuaan orang lain dan sebelum membaca sholawat tersebut,sholat hajat dahulu
15. SHOLAWAT UNTUK KEWIBAWAAN
Hikmahnya : Dibaca ba’da sholat fardhu sebanyak 7 kali,kalau mempunyai hajat yang mendadak atau akan menghadapi musuh dibaca 52 kali.
16. SHOLAWAT SUPAYA MIMPI KETEMU KANJENG NABI MUHAAMMAD SAW

Hikmahnya : Sebelum tidur terlebih dahulu wudhu yang sempurna,kemudian membaca sholawat tersebut sampai tidur.Insya Alloh di dalam waktu tidur akan mimpi ketemu nabi MUHAMMAD SAW.

17. SHOLAWAT UNTUK BENTENG DIRI

Hikmahnya : Puasa 3 hari (hari selasa,rabu dan kamis).Didalam puasa sholawat ini dibaca ba’da maktubah 41 kali.Insya Alloh badan akan kebal dari segala senjata tajam.Dan apabila untuk menyembuhkan anak yang rewel/menangis terus menerus,maka sholawat tersebutditulis diatas kertas/kain,serta membesarkan huruf lafadh MUHAMMAD,didalam lafadh MUHAMMAD yang besar tersebut ditulis namanya anak yang rewel tersebut.

18. SHOLAWAT JALBU RIZKI
Hikmahnya : dibaca ba’da magrib 40 kali,ba’da shubuh 40 kali.Dan apabila dibaca setiap waktu lebih bagus,
19. SHOLAWAT PEMBUKA PINTU ILMU
Hikmahnya : sholawat ini sangat manjur sekali untuk memudahkan mendapatkan ilmu pengetahuan,menghilangkan kebimbangan dan mendatangkan kecerdasan.
20. SHOLAWAT AL FATIH OLEH SAYID MUHAMMAD BAKRY
Khasiatnya :
a) Untuk menghilangkan segala kesempitan/kesusahan hati dan lainnya.Sholawat Al Fatih ini,dibaca tanpa hitungan.
b) Siapa yang membaca sholawat ini meskipun hanya sekali seumurnya,maka ia tidak akan masuk neraka
c) Membaca sholawat ini sekali,pahalanya sama dengan membaca 1000 ( bahkan ada yang berpendapat 600.000 kali
d) Siapa yang baca sholawat ini 11 kali sesudah sholat lima waktu selama 40 hari secara rutin,maka seluruh dosa-dosanya yang kecil diampuni oleh Alloh SWT
e) Siapa yang ingin bermimpi bertemu dengan Rosululloh SAW,maka bacalah sholawat ini sebanyak 1000 kali pada hari kamis atau hari jum’at atau malam senin,Insya Alloh pasti berhasil

21. SHOLAWAT THIBBUL QULUB
Khasiatnya :
a) Untuk menyembuhkan hati sempit fikiran bingung tidak karuan.Sholawat ini dibaca sebanyak-banyaknya
b) Untuk menyembuhkan sakit perut,caranya : sholawat ini dibaca 7 kali.Tiap-tiap satu kali,ditiupkan ke air gelas,kemudian diminum.Insya Alloh dengan izin Alloh segera sembuh.
c) Untuk menyembuhkan dan menenteramkan hati.Dibaca setelah sholat magrib 3 kali secara istiqomah.
d) Di baca 15 kali setelah sholat maktubah (lima waktu),akan di jaga oleh Alloh dari penyakit lahir dan batin.
e) Untuk menyembuhkan sakit perut ke 2,caranya : dibaca 7 kali,tiap-tiap satu kali ditiupkan ke tapak tangan,kemudian diusapkan ke perut yang sakit,Insya Alloh akan segera sembuh.
f) Untuk menyembuhkan hati yang ruwet dan fikiran bingung tidak karuan,hati sellu dirundung kegelisahan,maka hendaknya membaca sholawat ini 1000 kali setiap hari.Insya Alloh keruwet hatinya dari berbagai masalah akan sirna.

22. SHOLAWAT MUNJIYAT
Khasiatnya :
a) Dibaca 11 kali sesudah sholat lima waktu.Setelah membaca lalu memohon kepada Alloh SWT,dengan menghadirkan hati secara sungguh-sungguh apa yang diminta,dengan izin Alloh,insya Alloh berhasil.
b) Dibaca 41 kali,saat kelahiran seorang anak,insya Alloh anak itu menjadi orang alim,sholeh dan naïf (berguna bagi Agama dan Negara.
c) Dibaca 1000 kali sehari semalam,maka segala kesulitan akan hilang dan jiwa tenteram serta hati menjadi bersih terang benderang.

23. SHOLAWAT QUTHBUL AQTHAAB OLEH SAYID ABDILLAH BIN ALAWI AL HADDADI
Khasiatnya :
a) Untuk menyembuhkan sakit gila dan penyakit-penyakit lainnya,caranya : sholawat ini dibaca 100 kali pada waktu tengah malam.sesudah sholat magrib dan shubuh 3 kali.Setiap selesai wirid,sujud 2 kali,memohon kepada Alloh SWT.apa yang dimaksud.Dengan berharap Alloh SWT mengabulkannya.
b) Orang yang terserang penyakit panas pusing,hendaknya banyak membaca sholawat ini,insya Alloh segera sembuh
c) Orang yang terserang penyakit perut,hendaklah membaca sholawat ini 7 kali,setealh membaca ditiupkan ke tapak tangan,lalu diusapkan ke perut yang sakit,insya Alloh segera sembuh.
d) Orang yang terserang penyakit batuk supaya cepat sembuh,hendaklah membaca sholawat ini 99 kali dengan air di depannya (misalnya ditaruh di gelas).Setelah selesai membaca,lalu ditiupkan ke air yang ada didalam gelastersebut,kemudian diminum pagi dan sore masing-masing 3 kali.Insya Alloh dengan izin Alloh penyakitnya segera hilang.

24. SHOLAWAT IBNU ABBAS R.A
Khasiatnya :
a) Ibnu Abbas r.a berkata : yang artinya “Barangsiapa pada malam hari jum’ah atau siangnya membaca sholawat ini 10 kali,Alloh mencatat baginya 100.000.000 kabaikan dan menghapus 100.000.000 keburukan,dan mengangkatnya 100.000.000 derajat dan apabila (nanti) pada hari kiamat Nabi Ibrahim kekasih Alloh memintakan rahmat di kubahnya “
b) Khasiat sholawat ini banyak sekali,penting sekali bagi anak/orang yang sedang menuntut ilmu,baik di pesantren atau di sekolah,agar memperbanyak membaca sholawat ini.
c) Untuk menyinarikan hati (cepat menangkap pelajaran atau hal-hal yang baik).caranya,sholat hajat 2 rokaat,rokaat pertama setelah membaca S.Al-Fatehah di lanjutkan membaca S.Al-Kafiruun 3 kali,rokaat kedua setelah membaca S.Al-Fatehah membaca S.Al-Ikhlash 3 kali,setelah salam membaca istigfar 21 kali,sholat diatas dibaca 3 kali,selama 40 hari secara istiqomah.Insya Alloh fikiran menjadi cerdas,hati cerah dan mudah menangkap pelajaran/mudah memasukkan ilmu.
Peringatan (anjuran) : Setelah melaksanakan wirid tersebut,jangan lupa membaca/muthola’ah kitab,meskipun hanya satu atau tiga baris.
d) Untuk menyelamatkan diri dari gangguan sihir orang lain,bacalah sholawat ini setiap habis sholat fardhu 11 kali secara istiqomah.

25. SHOLAWAT NARIYYAH
Khasiatnya :
a) Orang susah karena kehilangan barang,hendaklah membaca sholawat ini sebanyak 4.444 kali,insya Alloh barang yang hilang tersebut cepat kembali atau menghadapi persoalan yang sangat ruwet yang tak kunjung selesai sehingga hati menjadi gelisah,Kalau barang tersebut diambil orang tidak sampai dikembalikan,maka orang itu akan mengalami musibah/kerasukan dengan kehendak Alloh SWT.dan hati yang gelisah akan kembali lapang penuh dengan keoptimisan.Do’anya sesudah membaca sholawat ini,boleh dengan bahasa Indonesia :
“ Ya Alloh,dengan berkah sholawat nariyah ini,saya mohon Engkau kembalikan barang saya.”Do’a ini dibaca 11 kali dengan hati yang penuh harap dan sungguh-sungguh.
“ Ya Alloh,dengan berkat sholawat nariyah ini lapangkan hatiku,jauhkan dari segala keruwetan hidup dan persoalan yang sedang saya hadapi ini.”
Do’a ini dibaca 11 kali dengan hati yang penuh harap dan sungguh-sungguh.
b) Dibaca 21 kali sesudah sholat shubuh dan magrib akan menjaga musibah dan malapetaka apapun.
c) Dibaca 11 kali setiap sesudah sholat lima waktu akan menjaga bala’ (kerusakan) lahir dan batin.
d) Jika dibaca 40 kali setiap hari,insya Alloh menghilangkan smacam kesusahan,memudahkan semua pekerjaan,menerangkan hati,meluhurkan pangkat,memperbaiki budi pekerti,menghindarkan dari segala malapetaka dan segala bentuk perbuatan buruk.
e) Sholawat ini dibaca 444 kali,baik dibaca sendiri atau dibaca bersama-sama dengan orang banyak.Insya Alloh akan dapat mempermudah dan melancarkan rizqi,menjauhkan dari gangguan orang jahat,memudahkan tercapainya hajat besar.
Sebetulnya masih banyak sekali khasiat dari sholawat ini dan ini sudah diakui oleh banyak ulama.sholawat ini juga dapat digunakan untuk segala keperluan,misalnya mengobati orang sakit atau untukmenjaga keselamatan barang agar tidak hilang.
Demikianlah khasiat sholawat Nariyyah yang banyak guna dan manfaatnya bagi orang yang mau mengamalkannya.

26. SHOLAWAT NURUDZDZATI OLEH SAYID HASAN AS SYADZILI

Khasiatnya :

a) Dibaca sekurang-kurangnya 3 kali setelah sholat lima waktu,untuk membuka rezeki.
b) Untuk pagar/benteng badan.Caranya puasa 3 hari,yaitu : mulai hari selasa, rabu dan kamis.Selama puasa perbanyaklah membaca sholawat ini.Setelah puasa dibaca 14 kali sehari semalam secara rutin.
c) Bila sholawat ini ditulis dan huruf mim kedua lafadh MUHAMMAD diperbesar, lalu nama anak yang akan dibentengi itu ditulis di dalamnya,Insya Alloh,anak tersebut akan selamat tanpa mengalami gangguan apapun,termasuk gangguan jin,syetan dan lain sebagainya.

27. SHOLAWAT HAJJIYAH
Khasiatnya :
a) Siapa yang punya keinginan menunaikan ibadah haji ke mekkah,hendaklah suka memperbanyak membaca sholawat ini sebanyak 1000 kali setelah sholat hajat.Insya Alloh,kalau sudah dilakukan pada masa 3 tahun akan terlaksana maksudnya,yaitu bisa mengerjakan ibadah haji.
b) Bila dibaca 100 kali dapat mempermudah segala usaha yang ia kerjakan
c) Bila dibacakan setiap hari 40 kali,insya Alloh dapat mempermudah dalam segala urusan yang dihadapinya

28. SHOLAWAT NURUL QALBI
Khasiatnya :
a) Untuk menyinarkan hati.Caranya : puasa 3 hari,mulai hari selasa,rabu dan kamis.Malamnya (malam jum’ah) tidak tidur semalam suntuk,boleh makan. Selama dalam puasa,sholawat ini dibaca 33 kali,setelah sholat hajat. Adapun setelah selesai puasa dibaca 1 kali setelah sholat hajat dalam masa 41 hari dengan istiqomah.Setelah selesai semua,diwiridkan setiap malam jum’ah selama masa menuntut ilmu.Insya Alloh akan diberi kemudahan mengantongi ilmu.
b) Sholawat ini dibaca 133 kali setelah sholat hajat dengan istiqomah,akan menyebabkan/mendatangkan rezki yang banyak,atau diberi kemudahan mencari rezki untuk mencukupi kebutuhan keluarganya sehari-hari

29. SHOLAWAT QABRI MUHAMMAD

Khasiatnya : Siapa ingin bermimpi ketemu dengan Rosululloh SAW,maka ketika akan tidur,sholat hajat dua rokaat,setelah salam membaca istiqfar 33 kali,lantas membaca sholawat tersebut sampai tidur.Kalau satu kali dilakukan belum berhasil,maka lakukan terus sampai berhasil bermimpi ketemu Rosululloh SAW,jangan bosan-bosan hingga 41 kali istiqomah,insya Alloh berhasil

30. SHOLAWAT AL JAUHAR ASYSYAFAF

Khasiatnya :
a) Sholawat ini banyak sekali,antara lain : untuk mencari ridho Alloh,Maha Raja yang Adil.
b) Bila inin dijauhkan dari gangguan orang lain,baik itu berupa sihir atau bentuk kejahatan yang lain.hendaknya membaca sholawat ini sebanyak 11 kali pada setiap selesai sholat lima waktu.Insya Alloh akan menyelamatkan dirinya dari gangguan orang jahat.
c) Bila ingin memperoleh kewibawaan ditengah masyarakat,maka bacalah sholawat ini setiap hari 40 kali,insya Alloh keberadaanmu akan senantiasa disegani oleh orang banyak.

31. SHOLAWAT UNTUL MENGHAFAL AL QUR’AN
Khasiatnya :
a) Sholawat ini dibaca tiap-tiap hendak menghafal Al-Qur’an,insya Alloh diberi kemudahan menghafal Al Qur’an 30 Juz itu.
b) Bila dibaca 7 kali setiap hendak menuntut ilmu,insya Alloh akan mudah menyerap dan menghafal ilmu yang diberikan oleh sang guru,dosen maupun kiyai
c) Sholawat ini juga bisa dipakai untuk menjaga barang agar tidak diambil oleh pencuru.Caranya adalah sebagai berikut,bacalah sholawat ini sebanyak 7 kali,lalu tiupkan barang yang di khawatirkan hilang,insya Alloh.Alloh akan melindunginya dari tangan jahil pencuri.

32. SHOLAWAT MUKHATHAB
Khasiatnya :
a) Jika ada hajat apapun,sholawat ini dibaca 1000 kali sekali duduk dalam keadaan suci (punya wudhu).Insya Alloh hajat yang diinginkan itu akan cepat tercapai.
b) Bagi orang yang menuntut ilmu,agar diberi kecerdasan fikiran dan mudah menghasilkan ilmu,hendaknya membaca sholawat ini 1000 klai sehari semalam
c) Bila dibaca 40 kali setiap hari,Insya Alloh orang yang akan berbuat jahat dan aniaya mengurungkan niatnya,sebab timbul sifat ibanya.

33. SHOLAWAT BADAWIYAH
Khasiatnya :
a) Menghilangkan segala keruwetan pribadi
b) Menghilangkan segala keruwetan umum/masyarakat
c) Untuk menghindari sihir,gendam dan segala bentuk kejahatan yang berbentuk mejik,maka hendaknya mengamalkan sholawat ini.Bacalah sholawat ini sebanyak 3 kali setiap sholat fardhu dan 7 kali setiap mau tidur,Insya Alloh dalam tidurnya nanti ia terhindar dari segala bentuk sihir dan gendam dari orang jahat.
d) Untuk memperoleh pangkat yang lebih tinggi dalam suatu instansi atau kedudukan lainnya,maka amalkan sholawat ini,caranya adalah sebagai berikut ini :
• Lakukanlah puasa 3 hari,mulai hari selasa,rabu dan kamis
• Dalam puasa itu bacalah sholawat ini 21 kali setiap selesai sholat lima waktu,disertai dengan niat memohon pertolongan kepada Alloh agar dirinya diberi kemudahan memperoleh riqzi yang halal dan derajat yang tinggi.
• Setelah berpuasa 3 hari,maka bacalah sholawat ini 7 kali setiap hari secara istiqomah,insya Alloh kedududkan tinggi yang diinginkan itu akan cepat tercapai.tentunya ini juga disertai dengan usaha dhohir.

34. SHOLAWAT SYIFA
Khasiatnya : Sholawat ini juga banyak mengandung khasiat tertentu yang sangat bermanfaat bagi orang yang mau mengamalkannya.Adapun diantara khasiatnya :
a) Apabila dibaca setiap hari 40 kali,insya Alloh dapat mensehatkan jasmani dan rohani
b) Bila dibaca 100 kali setiap hari insya Alloh akan diberi keselamatan dalam segala musibah,misalnya kendaraan yang ditumpanginya itu mengalami kecelakaan,ia bisa selamat
c) Bila dibaca 500 kali,insya Alloh hati akan menjadi bersinar,tidak mudah gelisah, tidak putus asa dan lapang dada.Dengan bersihnya hati ini akhirnya ia dapat membedakan mana yang baik dan buruk.
d) Bila setiap hari dibaca 21 kali,insya Alloh dijauhkan dari segala macam penyakit,sehingga tubuhnya menjadi kuat dan perkasa.

35. SHOLAWAT NURUL ANWAR

Khasiatnya :

a) Melapangkan rizqi,maka hendaklah dibaca 21 kali setiap selesai sholat lima waktu.Insya Alloh bila inidilakukan dengan istiqomah rizqi tidak pernah surut datang kepadanya
b) Bila dibaca 100 setiap habis sholat magrib dan shubuh,insya Alloh akan dapat memudahkan semua kesukaran dalam urusan duniawi,sekaligus membuka semua kesulitan yang dihadapinya
c) Bila dibaca setiap hari 40 kali,insya Alloh hati akan menjadi terang,khususnya bagi para penuntut ilmu,dapat memudahkan menerima pelajaran/ilmu yang disampaikan oleh guru,dosen,kiyai atau orang yang menasehati dirinya.
d) Sedangkan untuk keselamatan diri hendaknya dibaca 7 kali setiap habis sholat lima waktu.

36. SHOLAWAT IBRAHIMIYYAH

Khasiatnya : sholawat Ibrahimiyyah ini banyak sekali apalagi bila dibaca secara istiqomah.
a) Bila dibaca setiap hari 100 kali,insya Alloh akan member kewibawaan bagi yang membacanya,baik dihadapan teman maupun di hadapan lawan
b) Bila dibaca 40 kali setiap selesai sholat fardhu,insya Alloh akan mempercepat memperoleh kedudukan atau pangkat yang lebih tinggi dalam urusan keduniaan,seperti jabatan kerjanya naik dll
c) Jika ada perasaan gentar menghadapi seseorang bacalah sholawat ini tujuh kali sebelum menghadap dia,insya Alloh perasaan gentar dalam hati akan cepat sirna

37. SHOLAWAT GHAZZALI

Khasiatnya :
a) Siapa yang fikirannya dan hatinya sering bingung,ingin tentram maka hendaklah membaca sholawat ini sebanyak 113 kali dalam masa tujuh hari, insya Alloh kegelisahan yang merundung hatinya akan cepat sirna
b) Siapa yang mempunyai hajat besar dan kebutuhan yang lain,misalnya menanggung hutang banyak agar segera terlunasi semua.maka hendaknya mengamalkan sholawat ini.caranya adalah sebagai berikut :
• Amillah air wudhu lalu lakukan sholat hajat tengah malam (jam 12 malam ke atas) sebanyak 4 rakaat.Rakaat pertama setelah membaca surat Al-Fatihah bacalah surat Ikhlash sebanyak 10 kali.Rakaat kedua setelah membaca s.Al-Fatehah bacalah s.Ikhlash 20 kali lantas salam.
Kemudian berdiri lagi untuk mengerjakan sholat yang sama.yaitu sholat hajat.Pada rakaat pertama setelah membaca s.Al-fatehah maka bacalah s.Ikhlash 30 kali,sedangkan pada rakaat kedua setelah membaca s.Al-fatehah hendaknya diikuti dengan bacaan s.Ikhlash sebanyak 40 kali,dilanjutkan dengan rukuk dan seterusnya sampai salam.
• Sesudah mengerjakan sholat,kirimkan s.Al-fatehah kepada
 Syekh Abdul Qodir Al-jailani,satu kali
 Nabi Yusuf AS,satu kali
• Kemudian bacalah sholawat tadi sebanyak 77 klai dengan hati yang mantap memohon pertolongan Alloh.insya Alloh hajat yang engkau inginkan itu akan cepat berhasil

38. SHOLAWAT BADRIYYAH
Khasiatnya :
a) Untuk memohon keselamatan diri
b) Untuk menghilangkan semua kesusahan hati
c) Untuk menghilangkan segala kesempitan yang menyakitkan,baik yang datang dari orang lain maupun lainnya
d) Untuk menghindarkan diri dari bahaya musuh
e) Untuk menangkis orang yang berbuat kema’shiyatan dan kerusakan
f) Untuk memperoleh ampunan Alloh
g) Untuk dihindarkan dari marabahaya dan bencana
h) Untuk mudah memperoleh banyak keuntungan dalam mencari riqzi serta mendapat keberkahan dan sebagainya,dengan sebab berkahnya ahli badar

39. SHOLAWAT AL-BIHAR
Khasiatnya :
a) Siapa yang merasa diri malu berhubungan atau berbicara dengan orang lain,disebabkan oleh bau mulutnya yang tidak enak, hendaknya membaca sholawat ini sebanyak 11 kali sehari semalam dengan istiqomah.Caranya membacanya tidak boleh bernafas.insya Alloh mulutnya tidak bau lagi
b) Bila perasaan diri selalu minder dalam menghadapi orang besar,maka hendaknya membaca sholawat ini 40 kali sehari,insya Alloh perasaan rendah diri dan minder akan cepat hilang dalam hatinya

40. SHOLAWAT NAQSABANDIYYAH

Khasiatnya :
a) Bila dirinya tidak ingin dihina,dilecehkan dan dianiaaya oleh orang lain,maka bacalah sholawat ini sebanyak 21 kali setiap habis sholat magrib dan shubuh secara istiqomah,insya Alloh keberadaan dirinya ditengah masyarakat tidak akan diganggu oleh orang lain,beik berupa penghinaan,pelecehan maupun aniaya yang bentuk fisik
b) Bila dalam bepergian ingin selamat ditengah jalan dari berbagai gangguan dan rintangan,baik itu yang datang dari orang jahat maupun tidak maka amalkanlah sholawat ini.
Caranya adalah sebagai berikut :
• Sebelum pergi lakukan sholat sunnah 2 rokaat,kemudian bacalah sholawat ini sebanyak 41 kali
• Ketika akan berangkat bacalah sholawat diatas 7 kali lalu tiupkan kepada telapak tangan,selanjutnya usapkan pada seluruh tubuh,dengan memohon pertolongan Alloh agar diberi keselamatan ditengah jalan selama dalam perjalanan.Insya Alloh bila hal ini dilakukan dengan kemantapan hati dirinya akan mendapat perlindungan Alloh selama dalam perjalanan.
c) Untuk menyembuhkan penyakit panas,maka bacalah sholawat ini 100 kali lalu ditiupkan pada air putih yang ada dalam gelas,kemudian diminum,insya Alloh penyakit panasnya akan segera sembuh

41. SHOLAWAT KUBRO

Khasiatnya :
a) Bagi para jama’ah haji hendaknya memperbanyak membaca sholawat ini, agar maksud dan tujuannya terkabulkan serta hajinya menjadi haji mabrur
b) Bila sholawat ini setiap hari dibaca 3 kali,insya Alloh tidak akan jatuh dalam kemelaratan
c) Sholawat ini juga bisa dipakai untuk keselamatan diri dari gangguan jin dan orang jahat,bila dibaca secara istiqomah

Selasa, 02 November 2010

Kaligrafi Nama Nabi Muhammad 
Size=71Kb 
Dimension=1024x768 Size=87Kb 
Dimension=1024x768 Size=102Kb 
Dimension=1024x768 Size=121Kb 
Dimension=1024x768
Size=152Kb 
Dimension=1024x768 Size=152Kb 
Dimension=1024x768 Size=84Kb 
Dimension=1024x768 Size=101Kb 
Dimension=1024x768
Size=22Kb 
Dimension=264x407 Size=25Kb 
Dimension=200x150 Size=16Kb 
Dimension=200x150 Size=17Kb 
Dimension=200x150
Size=41Kb 
Dimension=400x300 Size=54Kb 
Dimension=550x352 Size=42Kb 
Dimension=400x300 Size=15Kb 
Dimension=323x317